Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK Sang Maestro patung pualam mengundang tiga orang pematung tenar untuk berlomba mematungkan wajah patung yang mengekspresikan ‘sekeping wajah’ pribadi yang rendah hati. Saat ketiganya menerima tema perlombaan untuk mematungkan sekeping wajah berciri rendah hati, ketiganya pun ditanya, “Ciri wajah yang bagaimanakah yang akan Anda patungkan?” Pematung pertama menjawab, “Saya akan…
Penulis: Admin
Hidup Jujur itu Berkah
“Perbuatan jujur dan benar yang kita lakukan pada orang lain itu akan kembali kepada keluarga sendiri.” -Mas Redjo … Tidak untuk disepelekan, tapi untuk disikapi dengan hati-hati agar tidak muncul penyesalan di kemudian hari. Hal itu saya tekankan dengan hati-hati kepada keluarga, yakni untuk bersikap jujur dan benar agar tidak merugikan orang lain. Perbuatan curang…
Salam dan Sapaan Damai
Luk 1: 39-56“Marilah kita biasakan mulut kita untuk mengucapkan kata dan salam damai yang menentramkan hati, meneguhkan hidup, dan mengobarkan semangat orang lain di sekitar kita.” Kita belajar dari dua wanita kudus di dalam Injil hari ini: “Sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan” (ayat 44). Karena itu: Semoga…
Jadilah Sumber Sukacita
Hari ini, dalam kalender liturgi Gereja, kita merayakan Pesta Maria mengunjungi Elisabet. Dari Injil kita mengetahui, dalam peristiwa kunjungan itu terjadi perjumpaan yang luar biasa: Elisabet bersukacita, juga bayi kecil yang kemudian kita mengenalnya sebagai Yohanes Pembaptis ikut melonjak kegirangan dalam rahim ibunya. Tentu saja hal itu bukan karena Maria sendiri, tapi terutama karena bayi…
Teruslah Mengasihi
Pesta Santa Perawan Maria mengunjungi Elisabet “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat” (Rm. 12: 10). Lewat peristiwa Bunda Maria yang mengunjungi Elisabet, kita diajak untuk belajar dari teladan Bunda Maria yang oleh karena kasihnya berani ke luar dari zona nyamannya dan mengunjungi sesamanya. Walaupun ia sedang mengandung Sang Juru…
Secercah Sajak Semesta – 76
Menenun Motif Syair Pribadi
Simply da Flores 1.Mengapa Aku Terlahir Orangtua pun tak punya jawabanmengungkap tuntas pertanyaanyang tidak jarang disampaikanTermasuk mengapa mereka orangtuakudan siapakah diriku iniakan jadi apa dan bagaimanaGugatan menyibak rahasia semesta Saat itu faktanya aku terlahirmelerai subuh menyambut fajardi kampung udik sunyi sepidibantu tangan doa dukun kampung disambut haru sanak keluargadengan tradisi adat budayaBerbeda dengan cerita kelahiran…
Kokoh dalam Beriman
“Jadilah seperti orang bijak yang membangun rumahnya di atas batu” (Matius 7: 24). Batu jadi simbol dari kekuatan, kekokohan, keteguhan, dan kemantaban. Simbol dari ‘Solidity and Stability’. Iman itu harus kuat! Tidak mudah goyah, ragu, dan goncang. Tapi harus kokoh, teguh, dan mantab. Iman itu tidak mudah berubah, tapi harus padat dan stabil! Konon, paling…







