Penulis: Admin

Semangat Misi

Kita merayakan Hari Raya Kenaikan Tuhan, sebuah peristiwa yang bukan hanya penuh misteri, melainkan juga sarat misi. Yesus, yang telah wafat dan bangkit, kini naik ke Surga. Tapi sebelum itu, para murid masih menyimpan harapan duniawi. Mereka bertanya, “Tuhan, apakah Engkau pada masa ini akan memulihkan Kerajaan bagi Israel?”...

Penyertaan Yesus Sempurna Untukmu

Pada Hari Raya Kenaikan Tuhan ini, kita makin diyakinkan dan ditegukan dalam iman kekristenan kita akan ke-Allah-an Yesus, bahwa kematian itu tidak menguasai-Nya. Kenaikan Yesus ke Surga memberikan harapan, bahwa kelak kita akan naik ke Surga seperti Dia. Jika perpisahan itu selalu mendatangkan kesedihan, maka Yesus tidak membiarkan hati...

Renungan Harian Katolik
MEMAKNAI HARI RAYA KENAIKAN TUHAN

Kamis, 14 Mei 2026 Oleh Romo Agus CSsR Selamat merayakan Hari Raya Kenaikan Tuhan. Hari Raya Kenaikan Tuhan dirayakan empat puluh hari sesudah paskah. Yesus naik ke surga, duduk di sisi kanan Bapa dan menerima segala kuasa atas surga dan bumi. Dalam perikop injil hari ini, Yesus memberikan amanat...

Kita Tidak Hanya Mengejar Jumlah

Tepat pukul 7 pagi Pastor Paroki sudah bersiap di Sakristi untuk berarak menuju Altar dan Misa dapat segera dimulai. Pemimpin koor dan anggotanya merasa gelisah, karena umat yang hadir baru seperempat kapasitas Gereja. Mereka meminta Pastor supaya sebaiknya menunggu umat lain datang baru dapat dimulai Misa. Tapi Pastor itu...

Namanya: Dokter Rafael

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Hukum Balasan: Apa yang Ditabur, itu yang Dituai.”(Hukum Kehidupan) Sungguh, dinamika hidup manusia itu ibaratnya selakon babak sandiwara. Pemeran sentral akan menampilkan kisah kehidupan dari awal hingga ke akhir. Biasanya akan berujung pada tiga kemungkinan sikon, yakni ‘happy ending’, ‘sad ending’, atau juga gado-gado...

Cinta Tak Bertepi

Sebuah potret nyata tentang pengorbanan tanpa batas seorang Ibu. Meski raga lelah dan cuaca tak menentu, senyumnya tetap jadi kompas bagi anak-anaknya. Pagi belum terjaga, tapi langkahnya sudah melampaui mimpi. Sambil mengantar sekolah dengan karung di pundak, ia tidak sedang memulung sisa… ia sedang merangkai masa depan. Dunia melihat...

Datanglah, ya, Roh Kudus!

“Kita sibuk mencari ketenangan, padahal Tuhan lebih dekat daripada nafas sendiri. Kita merasa ‘rohani’, tapi lupa Roh Kudus tidak pernah membawa kita menjauh dari Yesus, dari kebenaran-Nya, dan dari Gereja-Nya.” Allah yang Maharahim, kami diingatkan, bahwa kebenaran itu bukan sekadar pengetahuan, melainkam Pribadi, yaitu Yesus sendiri. Putra-Mu datang bukan...

Kebenaran Sejati

Kita hidup dalam zaman serba cepat: makanan instan, informasi sekejap, dan solusi pun harus segera. Tanpa kita sadari, pola pikir ini terbawa ke dalam kehidupan rohani. Kita ingin jawaban Tuhan datang secepat doa terucap, berharap iman bertumbuh tanpa proses yang melelahkan. Tapi Allah tidak tergesa-gesa. Seperti anak yang belajar...

Kelana Kampung dan Kota -27
Simply da Flores
Parade Babi-babi Bicara

1.Di tengah hutan belantaraBabi-babi beranak pinak bebasdan berkeliaran mencari makanMereka adalah makhluk alam liarbisa berpesta di kubangan lumpurbisa mencari makan sesuka hatinyabisa juga menyerbu kebun ladang manusiaMaka…sering juga jadi binatang buruankarena namanya babi hutanAda yang merasakan sebagai hamaAda yang melihat sebagai daging gratis dari alam 2.Di kampung halamanku berbeda...

Sinyal Tubuh

“Pikiran banyak alasan, tubuh penuh kejujuran.” -Rio, Scj. Stop bertanya pada pikiran, tapi bertanyalah pada tubuh! Pikiran itu pintar untuk mencari alasan agar terlihat kuat. Pikiran ini bisa mengatakan yang baik-baik saja, tapi tubuh jujur apa adanya. Pikiran dengan berjuta alasan bisa berpura-pura, tapi tubuh ini tidak bisa pura-pura....

Mewartakan Allah di Tengah Dunia

“Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu” (Kis 17: 23). Rahmat iman yang begitu luhur dan mulia tampak nyata dalam diri Santo Paulus. Dengan keberanian yang besar, ia berpidato di hadapan penduduk kota Athena, bahkan di tengah para penganut aliran filsafat terkemuka pada masa itu,...

Sesaat, ketika Anda Memeluk Erat Kesalahan yang Dianggap Benar

“Banyak orang lebih bahagia memeluk kesalahan yang dianggap benar, tapi menolak kebenaran yang diberitahukan oleh orang lain kepada mereka.” Yesus mengingatkan kita melalui firman-Nya, bahwa: “Apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.” Roh Kudus akan selalu menuntun kita untuk hidup benar, tapi...

Memberi dari Kelimpahan Hati

Pokok Refleksi:Jangan biarkan jiwa ini gersang saat membasahi hidup orang lain. “Nemo dat quod non habet ” kau tidak bisa menyalakan pelita sesama tanpa cahaya dalam dirimu. Cangkir yang PenuhJadilah cangkir syukur yang meluap. Saat kebaikan itu tumpah secara alami, kau takkan merasa kehilangan, karena kau membagikan kelimpahan, bukan...

Tangan-tangan Pengharapan

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Deus est Lumen Spei in Tenebris.”“Allah adalah Terang Pengharapan di Dalam Kegelapan.”(Yohanes 1: 5) Kisah Pergulatan Empat Lilin Tampak Empat batang Lilin yang sedang redup bernyala dan bahkan perlahan kian meluluh dan meleleh. Dalam suasana keheningan yang kian mencekam itu, sayup terdengar dialog antara...