Sebagai warga negara Indonesia, kita perlu bersyukur telah dianugerahi Allah sebuah kemerdekaan. Dengan hidup dalam kemerdekaan, kita dapat hidup damai, tanpa takut ditindas, dan dapat maju serta berkembang sesuai dengan panggilan hidup kita masing-masing. Faktanya merawat kemerdekaan itu tidak mudah. Mempertahankan kemerdekaan itu membutuhkan perjuangan dan selalu waspada terhadap gangguan dari luar maupun dari dalam…
Penulis: Admin
Hidup Damai Sebagai Saudara
“Hendaklah engkau tidak pernah menaruh benci kepada sesamamu, apapun juga kesalahannya, dan jangan berbuat apa-apa terpengaruh oleh nafsu” (Sir 10: 6). Hari kita diingatkan, bahwa kunci kedamaian dalam sebuah negara adalah hidup berdampingan satu sama lain, tidak menaruh kebencian dan tidak mendahulukan nafsu dalam segala apapun, terutama nafsu untuk menguasai orang lain yang lebih lemah…
Kemerdekaan Sejati
“Kemerdekaan sejati adalah hidup merdeka dari dosa dan ketakutan, agar kita dapat memberi kepada Tuhan yang jadi milik-Nya, seluruh hati dan hidup kita.” Di tengah sukacita kemerdekaan bangsa kami, Allah Bapa mengingatkan, bahwa kemerdekaan sejati itu bukan sekadar bebas dari penjajahan, melainkan bebas untuk hidup benar, setia, dan memuliakan-Nya. Hari ini kami mendengar Yesus berkata:…
Secercah Sajak Semesta – 154
Membaca Teks Proklamasi
Simply da Flores 1.Proklamasi Mungkin artinya pro – berpihak kepadaMungkin artinya klaim – clamareyang berseru dan menyatakanDua tokoh mengatasnamakan bangsa IndonesiaSatu orang membacakan teks Proklamasidisaksikan sejumlah tokoh yang gagah beraniApakah bedanya dengan “Deklarasi”Apakah bedanya dengan “Aklamasi”Ajarkan arti dan maknanya Proklamasikepada segenap rakyat Indonesia hari iniagar memiliki pengetahuan dan pemahaman yang samaSehingga bisa menghayati dan menghidupi…
Kenyamanan Hati
Ketika kita mampu ‘menemukan diri’ ini, maka ada kenyamanan di hati. Kita tidak ragu untuk melangkah. Kita tidak takut dalam mengambil keputusan. Karena kita telah menyiapkan hati untuk menghadapi setiap konsekuensinya. Ketika kita sudah ‘selesai dengan diri sendiri’, maka ada dorongan kuat untuk berbuat baik. Kita makin semangat untuk berbagi berkat. Kita juga selalu siap-sedia,…
Aku Haus
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Yang tersisa kini hanya sepenggal kata paling akhir dari desah mulutku, aku haus.”(Pada Sepotong Catatan) Seruan Minta Tolong “Aku Haus,” demikian judul dari tulisan refleksi ini. Adapun latar belakang dan spirit dari tulisan ini merupakan sebuah refleksi tentang makna ‘getirnya kehidupan ini.’ Sang peneriak itu mengeluhkan tentang betapa sulitnya ia…
Alam pun Bungkam!
“Ketika bangun, saya seperti berada di tempat asing. Udara diam, sepi, dan gelap mencekam serasa tiada kehidupan.“ -Mas Redjo Ada di mana saya? Perlahan tapi pasti, kesadaran saya mulai utuh, dan normal. Saya di ranjang, dan tampak samar-samar, istri sedang tertidur lelap. Apakah mati lampu? Saya meraba mencari hp yang biasa saya taruh di dekat…







