Yang Tertinggal di Hati
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Pada akhirnya, kitasemua hanyalah kenangandi hati orang-orang yang pernahkita cintai”(Sapardi Djoko Damono) Kutipan Sapardi Djoko Damono Sapardi Djoko Damono, penyair kenamaan bangsa Indonesia ini berkata, “Pernahkah kita berpikir, tentang bagaimana caranya agar kita mampu meninggalkan jejak-jejak kita di hati orang-orang, sehingga dapat membentuk sebuah...
Renungan Harian Katolik >/em>
KERENDAHAN HATI MENYELAMATKAN
Senin, 24 Maret 2025 Oleh Romo Agus CSsR Yesus ditolak di kampung halamannya sendiri. Meskipun Yesus mengajar dengan penuh kuasa dan membuat banyak mujizat, mereka menolaknya. Andaikan mereka rendah hati mungkin banyak hal baik terjadi. Karena itulah Yesus mengutip Naaman, orang Siria yang justru karena rendah hati mengikuti petunjuk...
Teror
“Meski orang yang menyampaikan kebenaran itu dapat dibungkam. Tapi kebenaran yang diungkapnya itu tidak bisa dipasung, karena kebenaran itu milik-Nya.” -Mas Redjo Teror itu tidak mengenal kasta. Bisa terjadi pada orang baik atau jahat, apalagi pada mereka yang vokal dan konsisten dalam menyuarakan kebenaran, mengkritisi KKN atau kepincangan kebijaksanaan....
Bertobatlah Sebelum Terlambat
Luk 13: 1-9“Jika pagi ini Anda mendapati dirimu masih hidup dan bernafas, ingatlah, bukan karena Tuhan membalas jasa atau kesucianmu, melainkan Ia memberimu kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki hidupmu sebelum menghadapi pengadilan Ilahi. Singkatnya: Hanya kehidupan yang memberimu ruang untuk pertobatan, karena kematian akan memasukkanmu ke ruang pengadilan.” Kebaikan...
Kasih dan Pengampunan
“Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah” (Luk 13: 8-9a). Permohonan untuk diberi waktu guna mengusahakan pertobatan atau pembaruan hidup, rasanya jadi isi hati banyak orang, entah demi kepentingan sendiri maupun orang lain. Jika permohonan...
Menunda Kebaikan itu Tidak Baik
Banyak yang terjebak, mau berbuat baik, tapi ditunda. Biasanya ungkapannya adalah “saya ingin .…” Tapi tidak diwujudkan. Lalu di belakangnya dibuat alasan ini dan itu, supaya bisa diterima oleh yang dijanjikan. Banyak dari antara kita, jika mau berbuat baik, langsung dilakukan dan spontan. Karena mempunyai waktu di tengah kesibukannya,...
Diskresi
Konteksnya adalah cara menjawab kebutuhan umat yang terus berubah dan berkembang. Arti diskresi, dalam konteks pelayanan umat, adalah pilihan atau keputusan yang diambil oleh pelayan umat, setelah melihat kebutuhan nyata dan mendengar pandangan umat (diminta atau tidak), untuk mengatasi masalah yang timbul dalam pelayanan umat, ketika peraturan yang ada...
Secercah Sajak Semesta 07
Menanti Sosok Kejujuran
Simply da Flores … 1.Pernah kudengar pesan orangtua“Katakan benar, jika benarKatakan salah, jika salah”Mengatakan apa adanya sebagaimana fakta yang terjadi dan dialamiApakah ini arti kejujuran? 2.Terik panas realita membakarDeru debu perubahan mencakarProblema hidup mencengkram getirWaktu melatih jemari mengejarNafas memacu telapak tegarHidup harus diberi arti maknadalam dinamika suka dukaInikah arti...
Cinta Tuhan yang Menyembuhkan
Banyak orang yang mengalami sakit: karena berbagai macam penyakit, stres, hati yang terluka, dan juga masyarakat yang sedang sakit. Setiap orang yang sakit itu rindu untuk disembuhkan, dipulihkan, dan rindu disegarkan kembali. Sakit itu pengalaman yang harus diterima. Karena bagian perjalanan hidup kita. Sehingg pengalaman sakit ini menyadarkan kita...
Bergosip
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kata-kata yang tidak dipertanggungjawabkandapat meracuni hati”(Didaktika Hidup Berkomunikasi) Etika dalam Berbahasa “Mulutmu, harimaumu,” adalah idiom bermakna, bagaimana idealnya kita beretika saat berbahasa. Bahwa kata-kata yang diucapkan secara serampangan, akhirnya dapat berbalik dan memangsa diri sendiri. Itulah apesnya kita, jika suka bergunjing. Hal ini ibarat...
Renungan Harian Katolik
PERTOBATAN: BERUBAH UNTUK BERBUAH
Minggu Prapaskah IIIC, 23 Maret 2025 Oleh Romo Agus CSsR Selamat merayakan minggu prapaskah ketiga. Masa prapaskah adalah masa pertobatan. pertobatan sejati itu dimulai dari diri sendiri dengan menanggalkan ego. Pertobatan hanya mungkin kalau mau berubah untuk berbuah. Dalam injil hari ini, Yesus mengatakan bahwa jika kamu tidak bertobat,...
Sang Penerang
“Hidup dalam terang, semua jadi terlihat benderang, karena tidak ada yang disembunyikan.” -Mas Redjo… Untuk jadi baik dan hidup dalam terang itu tidak harus dilakukan revolusi mental secara serentak, terstruktur, serta sistematis. Tapi yang utama dan penting adalah perubahan itu dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan. Resepnya juga...
Dosa Merusak Tubuh dan Hatimu, tapi Pengampunan Allah Memulihkannya
Luk 15: 1-3. 11-32“Setiap kali berdosa, sebenarnya kita sedang merusakkan jiwa dengan cara memuaskan tubuh. Tubuh yang puas dengan kenikmatan akan menjauh dari cinta Allah, namun belas kasih seorang Bapa selalu mengampunimu tanpa syarat dan batas.” Pengampunan Allah selaku Bapa yang baik dan maha rahim itu terungkap dalam injil...
Warisan Keselamatan Bapa
”… Ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka” (Luk 15: 12b). Injil hari ini merupakan salah satu perikop terkenal yang menggambarkan misteri kerahiman Allah. Ditampilkan kepada kita, si bungsu, yaitu anak yang menghabiskan berkat dari Bapanya, berupa warisan, untuk memuaskan keinginannya yang tidak baik. Bersamaan dengan dia, ada...
Pantang apa?
Hari ini Pantang Menyerah!
Tiba-tiba pengendara motor, seorang Ibu paruh baya, yang penuh membawa barang, ingin menyebrang jalan, refleks kuinjak rem dan dia kuberi jalan. Sejenak Ibu itu mengangguk takzim. Aku membalas dengan cara yang sama. Tidak tahu yang dipikir, mungkin saja senang, sebab merasa didahulukan, dan anggukan itu tanda terima kasih. Di...