“Upon this rock” (Mat 16: 18). Fondasi Gereja itu amat kokoh, karena dibangun di atas karang (Petrus). Meski goncangan dari luar dan dalam Gereja itu datang silih berganti. Gereja tetap tegak dan kokoh. Itulah sebabnya, Gereja harus tetap berefleksi agar mampu mengevaluasi, dan terus-menerus memperbaharui dirinya lewat bimbingan Roh Kudus. Kita adalah bagian dari Gereja…
Penulis: Admin
Sosok Berspiritualitas
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Bagimu apa yang palingmendasar dalam hidup?”“Ya, ketika semua insan ciptaan Tuhan dapat hidup berdampingan dan saling mengasihi.”(Didaktika Hidup Sejati) Sebuah Dunia Edan Ketika sebuah realitas hidup ini menunjukkan, bahwa kehidupan manusia di atas bumi ini, kini justru kian menggila, munafik, licik, picik, fanatik, dan merasa diri serta kelompoknya sebagai pemegang…
Memahami dengan Terang Iman
“Hidupi harapan itu dengan doa dan wujudkan lewat karya nyata agar Tuhan memberi yang terbaik.” -Mas Redjo … Percaya dan mengimani Tuhan, karena kuasa doa itu luar biasa. Hidup ini adalah mukjizat-Nya, tapi cita-cita, impian, dan harapan yang jadi nyata itu membuat saya takjub pada-Nya. “Amazing!” adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan belas kasih…
Bahagia di Dunia, Selamat di Akhirat
Mat 13: 44-46“Hendaknya tidak ada lagi pertanyaan tentang ada tidaknya Surga atau hidup kekal, karena Yesus Sang Pangeran Surga sudah memastikan keberadaannya, tapi apakah setiap orang bisa masuk ke sana? Inilah yang perlu diperjuangkan oleh setiap manusia.” Firman Tuhan: “Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu”…
Sabar dan Tekun
Meskipun air terlihat lembut, ia memiliki kekuatan untuk mengikis batu dan mengalir melewati rintangan. Hal itu mengajarkan, bahwa kesabaran dan ketekunan itu seperti air, terlihat lemah dan lembut pada awalnya, tapi pada akhirnya dapat mengatasi segala rintangan dan mencapai tujuan. Air, meskipun cair, mampu mengikis batu dan mengalir melewati berbagai rintangan. Demikian pula, kesabaran dan…
Harta yang Tak Ternilai
“Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu” (Mat 13: 46). Yesus menggambarkan Kerajaan Allah seperti harta terpendam atau mutiara yang sangat berharga. Untuk mendapatkannya, seseorang harus menjual seluruh miliknya dan membelinya. Hal ini menunjukkan nilai tidak terhingga dari Kerajaan Allah, sehingga untuk memperolehnya kita harus menjual…
Mencari Harta Sejati
“Untuk memiliki harta sejati, kita harus rela melepas segala yang palsu, meski tampak bersinar.” Yesus mengajar kami tentang Kerajaan Surga itu melalui dua perumpamaan: harta yang terpendam dan mutiara yang sangat berharga. Keduanya menggambarkan pengalaman menemukan sesuatu yang amat bernilai, hingga orang rela menjual segalanya untuk memilikinya. Begitulah kasih Allah Bapa. Sering kali tidak dicari…







