Apakah Kau Bahagia?!
Berjanjilah pada diri sendiri untuk jadi orang yang bahagia. Berbahagia itu bisa diekspresikan lewat senyuman, tawa, tatapan mata, dan lewat ekspresi tubuh. Sungguh, betapa dahsyat efek dari kebahagian itu. Yang jelas, orang-orang di sekitar kita ikut bahagia. Mereka ikut tersenyum, tertawa, dan ikut menunjukkan ekspresi bahagianya. Bagaimana, jika ada...
Jembatan Keikhlasan
Tangan yang memberi itu tidak pernah kekurangan, dan hati yang rela berkorban tidak pernah kehilangan. Idul Adha mengajarkan kita, bahwa pengorbanan terbesar bukanlah melepaskan apa yang kita benci, melainkan merelakan apa yang paling kita cintai demi kebaikan yang lebih besar. Saat ego kita tunduk oleh rasa peduli pada sesama,...
Semangat Mengasihi
“Ketika melayani sesama, sejatinya kami sedang bertemu dengan Yesus.” Allah yang Maha Rahim,Yakobus dan Yohanes datang kepada Yesus dengan permintaan yang berani: “Kami mau Engkau melakukan apa saja yang kami minta.” Mereka menginginkan tempat kehormatan dan kebesaran, tanpa memahami, bahwa Yesus sedang berjalan menuju penderitaan dan salib. Bapa, sering...
Menyerahkan Segalanya Kepada Tuhan
Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!” (Mrk 10: 28). Ketika Petrus mengikuti Yesus, sesungguhnya ia tidak terlalu mengalami kesulitan untuk meninggalkan rumah, saudara laki-laki atau perempuan, Ibu atau Ayah, anak-anak, ataupun tanah miliknya demi Kristus. Tapi yang jadi tantangan terbesar baginya adalah...
Kelana Kampung dan Kota -41
Simply da Flores
Jatuh Cinta pada Literasi
1.Tercengang mempesona namanya Literasikarena wajahnya mendengar dan bicarakarena sosoknya membaca dan menuliskarena nafasnya berdesah berkomunikasi karena gelora energinya relasi pribadiAku harus tahu siapakah dirikuAku perlu sadar apa dan siapa sesamakuAku perlu paham alam lingkungankuSehingga aku siap berkelana membaca dan menulis jejak langkahku 2.Dari desah nafas aku belajarternyata hadirku adalah...
Siap Melayani
Kita sering mudah mengingat kegagalan, tapi lupa mensyukuri sejuta berkat. Salah satu berkat terbesar yang kita terima dari Tuhan adalah, bahwa kita ditebus, bukan dengan perak atau emas, melainkan dengan darah Kristus, Anak Domba yang tidak bercacat. Hidup kita begitu berharga sehingga Allah rela menebusnya dengan kasih yang tak...
Rela Berkorban dalam Pelayanan
”Kebesaran dan keluhuran jiwa seorang pelayan itu terletak pada kerelaannya untuk berkorban demi mereka yang dilayaninya.” Yesus menegaskan dalam Injil: “Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Karena Anak Manusia...
Magnifica Humanitas
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kemanusiaan yang Agung”(Ensiklik Pertama Paus Leo XIV) Paus Leo XIV mengeluarkan ensiklik pertama yang menyebutkan akal imitasi atau AI sebagai tantangan terbesar umat manusia untuk saat ini. Padahal, teknologi itu seharusnya dipakai untuk melayani kemanusiaan. Demikian paragraf pertama, dari kolom umum, harian Kompas, Selasa,...
Renungan Harian Katolik
TERBESAR KARENA MELAYANI – TERKEMUKA KARENA MENGABDI
Rabu, 27 Mei 2026 Oleh Romo Agus CSsR Dimanakah letak kebesaran seorang kristiani? Kebesaran seorang kristiani terletak dalam semangat pelayanan dan pengabdian. Yesus menegaskan kepada para muridNya: Barangsiapa ingin menjadi terbesar di antara kamu hendaklah ia menjadi pelayan. Barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba...
Sekilas Tentang Magnifica Humanitas, Ensiklik Pertama Paus Leo XIV
Oleh: Peter Suriadi Pada tahun 1891, Paus Leo XIII melihat dunia yang terkoyak oleh industrialisasi, dan ia menulis “Rerum Novarum,” sebuah ensiklik yang mengubah cara Gereja berinteraksi dengan masyarakat. Tanggal 15 Mei 2026, tepat 135 tahun kemudian, Paus Leo XIV menandatangani “Magnifica Humanitas.” Kesempatannya berbeda, tapi kemendesakannya sama. Magnifica...
Menjaga Keintiman dengan Allah
Apa itu Entropi? Entropi adalah hukum alam, bahwa segalanya akan otomatis berubah dari teratur menjadi berantakan, jika dibiarkan tanpa perawatan (seperti rumah yang pasti berdebu, jika tidak disapu). Hidup rohani demikian juga. Iman kita tidak pernah statis. Jika tidak sengaja didorong untuk maju lewat usaha yang sadar, iman akan...
Sinner be Saint
“Every saint has a past, every sinner has a future.” -Rio, Scj. Menikmati pantulan indah sinar matahari pagi terbungkus kabut tipis di lereng Tanggamus sambil menyeruput kopi, hati ini merasa damai dan penuh syukur. Meski di bagian lain orang sudah berjibaku dengan kerasnya hidup dan tidak pastinya ekonomi akibat...
Menyerahkan Segalanya Kepada Tuhan
Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!” (Mrk 10: 28). Ketika Petrus mengikuti Yesus, sesungguhnya ia tidak terlalu mengalami kesulitan untuk meninggalkan rumah, saudara laki-laki atau perempuan, Ibu atau Ayah, anak-anak, ataupun tanah miliknya demi Kristus. Tapi yang jadi tantangan terbesar baginya adalah...
Kelana Kampung dan Kota -40
Simply da Flores
Bermimpi 1000 Bioskop Pelangi
1.Kudengar kisah tentang dikibarkan merah putih di seluruh negeriAda terlahir Koperasi Merah Putihdemi kemajuan ekonomi anak bangsaKoperasi yang artinya terlahir dari anggota yang bersama musyawarah dan mufakatdalam gelora zaman menjelma sosok wajahnyaIni program nasional untuk kemajuan desauntuk menggerakkan kemandirian ekonomi keluargadengan dukungan modal dan sarana produksiAda wana semangat merah...
Hidup Kekudusan
Kekudusan sering terasa seperti milik para Santo dan Santa; terlalu tinggi dan jauh. Kita diingatkan, bahwa jadi kudus itu bukan soal kesempurnaan, melainkan soal kesetiaan. Allah memanggil kita untuk hidup kudus di tempat masing-masing, bahkan di tengah rutinitas harian yang sederhana: di rumah, kantor, jalan, dan dalam relasi kita...