Berserulah kepada Yesus
Banyak orang menegornya supaya ia diam. Tapi semakin keras ia berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!” (Mrk 10: 48). Di pinggir jalan Yerikho, Bartimeus yang buta itu duduk sendirian. Orang-orang lewat, sibuk dengan urusannya masing-masing. Ketika ia mendengar kabar, bahwa Yesus lewat, ia mulai berteriak, “Yesus, kasihanilah aku!” Orang-orang menegurnya,...
Hidup Sehat hingga Usia Tua
“Pemenang kehidupan itu tidak didasari dari hasil capaian materi dan pengakuan dunia. Tapi yang utama adalah hidup sehat hingga usia tua.” -Mas Redjo Hidup sehat itu karunia Allah nan dahsyat, dan lebih bernilai daripada emas permata, bahkan sekalipun kita memiliki dunia. Semula saya juga berpikir seperti kebanyakan orang, bahwa...
Kelana Kampung dan Kota -42
Simply da Flores
Menghitung Jejak Langkahku
1.Menjelang peringatan lahirkuaku coba jeda rehatkan jiwa ragaagar bisa mendapat energi dirimenghitung jejak langkah pribadidalam mengisi deretan hari-hariTernyata tidak teringat semua kisah ceritasejak nafas pertama hadir di duniahingga umur 60 menjelang senjaMungkin hanya serpihan remahdari kisah cerita suka dukaYang bisa dijadikan mosaik makna dengan warna kreasiAda tanya yang terus...
Hidup Baru dalam Terang Kasih Tuhan
Kita sering melihat dengan mata jasmani, tapi hati ini tertutup terhadap kasih Allah, kebutuhan sesama, dan kebenaran diri sendiri. Luka, kelelahan, dan dosa membuat kita kehilangan arah. Tapi Petrus mengingatkan siapa kita ini sebenarnya, “Kamulah bangsa yang terpilih, imamat rajani, bangsa kudus, umat Allah sendiri.” Kita bukan hanya diselamatkan,...
Mencari Perhatian Allah Bapa
“Semakin Anda berdoa, kian Anda membuat Allah Bapa berpaling padamu.” Dalam sebuah video singkat, Paus Fransiskus mengajak kita untuk berani bertanya dalam doa-doa kita, “Mengapa?” Beliau menegaskan bagaikan seorang anak pada fase pertumbuhan di mana ia selalu bertanya terhadap semua hal yang dilihatnya. Bahkan dalam situasi sulit sekarang ini,...
Filosofi dan Spiritual Menjaga Lilin Bernyala
Oleh: Fr. M. Christotorus, BHK “Lucerna Ardens”“Lampu yang Menyala” “Kamu adalah terang dunia. Demikian hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di Surga”(Matius 5: 14-16) Filosofi ini mau mendeskripsikan hal ‘ketekunan iman dan kesetiaan hati’ dalam menjaga cahaya kebenaran, kasih,...
Renungan Harian Katolik
MATA BUTA NAMUN IMAN CERAH
Kamis, 28 Mei 2026 Oleh Romo Agus CSsR Bartimeus seorang buta duduk di pinggir jalan dan berteriak minta tolong pada Yesus sewaktu mendengar Yesus lewat. Ia tak bisa melihat namun percaya bahwa Yesus nampu menyembuhkannya. Ia mengalami kebutaan fisik namun iman yang cerah. Saat Yesus bertanya apa yang bisa...
Apakah Kau Bahagia?!
Berjanjilah pada diri sendiri untuk jadi orang yang bahagia. Berbahagia itu bisa diekspresikan lewat senyuman, tawa, tatapan mata, dan lewat ekspresi tubuh. Sungguh, betapa dahsyat efek dari kebahagian itu. Yang jelas, orang-orang di sekitar kita ikut bahagia. Mereka ikut tersenyum, tertawa, dan ikut menunjukkan ekspresi bahagianya. Bagaimana, jika ada...
Jembatan Keikhlasan
Tangan yang memberi itu tidak pernah kekurangan, dan hati yang rela berkorban tidak pernah kehilangan. Idul Adha mengajarkan kita, bahwa pengorbanan terbesar bukanlah melepaskan apa yang kita benci, melainkan merelakan apa yang paling kita cintai demi kebaikan yang lebih besar. Saat ego kita tunduk oleh rasa peduli pada sesama,...
Semangat Mengasihi
“Ketika melayani sesama, sejatinya kami sedang bertemu dengan Yesus.” Allah yang Maha Rahim,Yakobus dan Yohanes datang kepada Yesus dengan permintaan yang berani: “Kami mau Engkau melakukan apa saja yang kami minta.” Mereka menginginkan tempat kehormatan dan kebesaran, tanpa memahami, bahwa Yesus sedang berjalan menuju penderitaan dan salib. Bapa, sering...
Menyerahkan Segalanya Kepada Tuhan
Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!” (Mrk 10: 28). Ketika Petrus mengikuti Yesus, sesungguhnya ia tidak terlalu mengalami kesulitan untuk meninggalkan rumah, saudara laki-laki atau perempuan, Ibu atau Ayah, anak-anak, ataupun tanah miliknya demi Kristus. Tapi yang jadi tantangan terbesar baginya adalah...
Kelana Kampung dan Kota -41
Simply da Flores
Jatuh Cinta pada Literasi
1.Tercengang mempesona namanya Literasikarena wajahnya mendengar dan bicarakarena sosoknya membaca dan menuliskarena nafasnya berdesah berkomunikasi karena gelora energinya relasi pribadiAku harus tahu siapakah dirikuAku perlu sadar apa dan siapa sesamakuAku perlu paham alam lingkungankuSehingga aku siap berkelana membaca dan menulis jejak langkahku 2.Dari desah nafas aku belajarternyata hadirku adalah...
Siap Melayani
Kita sering mudah mengingat kegagalan, tapi lupa mensyukuri sejuta berkat. Salah satu berkat terbesar yang kita terima dari Tuhan adalah, bahwa kita ditebus, bukan dengan perak atau emas, melainkan dengan darah Kristus, Anak Domba yang tidak bercacat. Hidup kita begitu berharga sehingga Allah rela menebusnya dengan kasih yang tak...
Rela Berkorban dalam Pelayanan
”Kebesaran dan keluhuran jiwa seorang pelayan itu terletak pada kerelaannya untuk berkorban demi mereka yang dilayaninya.” Yesus menegaskan dalam Injil: “Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Karena Anak Manusia...
Magnifica Humanitas
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kemanusiaan yang Agung”(Ensiklik Pertama Paus Leo XIV) Paus Leo XIV mengeluarkan ensiklik pertama yang menyebutkan akal imitasi atau AI sebagai tantangan terbesar umat manusia untuk saat ini. Padahal, teknologi itu seharusnya dipakai untuk melayani kemanusiaan. Demikian paragraf pertama, dari kolom umum, harian Kompas, Selasa,...