“Doa sejati dimulai, ketika kesombongan berakhir. Ketika kita mengizinkan Allah jadi Allah, dan membiarkan Dia mencurahkan rahmat-Nya ke dalam hati kita.” Yesus menyingkapkan sikap hati yang berkenan kepada Allah.Dua orang datang ke Bait Allah untuk berdoa; yang satu meninggikan diri, yang lain merendahkan hati. Orang Farisi memuji dirinya sendiri, sementara pemungut cukai hanya bisa menunduk…
Penulis: Admin
Pentingnya Sikap Kesuriteladanan
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kata-kata yang keluar dari mulut manusia akan mudah tergelincir, karena bukankah lidah itu memang tidak bertulang?”(Didaktika Hidup Sejati) Facta non Verba Masyarakat yang berbahasa Latin memiliki sebuah idiom, “facta non verba,” yang bermakna yang utama adalah bukti dan bukan sekadar ucapan. Hal ini sangat penting bagi umat manusia di seluruh…
Renungan Harian Katolik
SIKAP BATIN YANG BENAR DI HADAPAN ALLAH
Minggu, 26 Oktober 2025 Oleh Romo Agus CSsR Bagaimanakah sikap batin yang benar di hadapan Allah khususnya dalam berdoa? Sikap batin apa yang seharusnya kita bangun saat berdoa? Perumpamaan dalam injil hari ini yang menampilkan sikap doa orang farisi dan sikap doa pemungut cukai memberi kita jawaban yang jelas. Doa orang farisi menjadi ajang pamer…
Potluck Kasih
“Tidak bermaksud memberatkan atau membebani umat, sebaliknya ‘potluck’ itu untuk meringankan umat yang rumahnya digunakan sembayangan Lingkungan.” -Mas Redjo … Ide awalnya ‘potluck’ makanan itu dilemparkan Pengurus Lingkungan untuk meringankan umat yang berketempatan, karena rumahnya digunakan sembayangan. Bersyukur, karena umat merespon baik, bersedia untuk beberes, dan menyiapkan rumahnya untuk sembayangan. Diharapkan rumah umat yang lain…
Mengambil Kesempatan
Ketika kita dipercaya dan diberi kesempatan, segera peluang itu diambil dan dilaksanakan dengan baik. Jangan karena kelalaian, menyepelekan, atau menunda-nunda itu jadi batu sandungan bagi kita. Sehingga yang dipercayakan, tidak maksimal dikerjakan dan kesempatan yang telah diberikan itu terbuang percuma. Ujungnya adalah penyesalan. Lihatlah hidup ini … Saat kita diberi hidup, waktu yang dikenal adalah…
Kita masih Hidup hanya karena Kebaikan Tuhan
Luk 13: 1-9Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Tuhan itu Bapa yang sangat penyabar, yang selalu memberi ruang dan waktu bagi kita untuk bertobat dan berubah. Karena itu, bila sampai hari ini Anda masih hidup, maka sadarlah, bahwa bukan karena hebat atau sucinya Anda, melainkan karena Tuhan masih bermurah hati terhadapmu.” Kemurahan Tuhan itu terekspresi dalam…
Tego Larane, Ojo Tego Patine
Alkisah, Budi – Hendra, dua saudara kandung di Cilengsi, di Paroki yang sama, sudah 20 tahun ‘neng-nengan’, tidak bicara. Gara-gara rumah orangtua, yang ditinggali Budi, yang merawat orangtua sampai meninggal. Hendra, si sulung, merasa mempunyai hak juga. “Dijual saja, diparo,” usulnya. Tak ada kata sepakat dan tidak ada yang mau mengalah. Sudah 20 tahun lamanya….







