Ketika orang meributkan atau mempertentangkan identitas dan kemesiasan Yesus, suara hati beberapa orang di antara mereka sedang berbicara. Namun di saat pro dan kontra itu, ada tekanan, ada ancaman, ada usaha pembungkaman kebenaran, Nikodemus tetap mendengarkan suara hatinya. Dia tidak larut dalam pro dan kontra, tidak ikut opini publik atau ikut sikap sesama orang farisinya….
Penulis: Admin
Renungan Harian Katolik
Oase Hangat Idul Fitri
Jati Diri Sang Kurma: Kokoh Berprinsip, Lembut Berbudi “Jadilah pribadi layaknya pohon Kurma: Akar menghujam bumi dalam integritas yang tidak terbeli, batang tegak ke langit menantang badai, namun buahnya manis dan dahan-dahannya meneduhkan bagi sesama. Kemenangan sejati adalah saat keteguhan iman bertemu dengan kehangatan persaudaraan. Selamat merayakan Idul Fitri, hari di mana kita kembali jadi…
Saatnya Tuhan
Tidak lama lagi, sekitar satu Minggu ke depan, kita akan merayakan Pekan Suci. Peristiwa sengsara dan wafatnya Yesus Kristus merupakan pengalaman puncak penderitaan-Nya. Antisipasi perayaan besar ini kita jumpai pada hari-hari menjelangnya, termasuk hari ini. Bentuk antisipasi itu ialah aneka kesulitan sebagai perlawanan terhadap Yesus. Ancaman terhadap diri-Nya benar nyata, langsung, dan pasti. Ia berada…
Meski tidak Mengerti, Kami Memilih Percaya Limpahan Kasih-Mu
“Mereka merasa mengenal Yesus, tapi tidak mengenal Bapa. Tuhan, bukalah hati kami untuk sungguh mengenal-Mu.” Allah yang Maharahim, kami datang kepada-Mu dengan kerinduan sederhana, agar kami semakin mengenal Engkau, dan mengenal Yesus bukan hanya dengan pikiran, melainkan dengan hati. Dalam Injil, banyak orang merasa tahu siapa itu Yesus. Mereka melihat asal-usul-Nya, kemanusiaan-Nya, tapi gagal melihat,…
Jejak Kelana Nafas-76
Bocah Angin-545
Dialog Ziarah Rindu Damba(Nur Iskandar dan Simply da Flores)
1.Litera Tinta ini bak tumpahPena ini tak hendak berhentiBenak beranak-pinakMasing-masing hendak menciak LiteraKertas menumpuk, menggunungMacam-macam takkan tertanggungmeletus renungMenggelayut angandan tangan-tanganmenggapai gapai ke gelombang laut tak bertepiKe ladang luasKe langit berlapis LiteraTariklah tanganku yang menggapai-gapai dalam secarik sajakAmin-aminkan dalam sebait doaTakbir akbar dalam sujud terdalamBunga rampai iqra’ Tarik aku dalam genggaman-MuPeluk aku dalam pelukan-Mu Dalam debar…
Menemukan Identitas Kita dalam Kasih Allah
“Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku” (Yoh 7: 29). Pernyataan Yesus yang sederhana ini kembali mengingatkan kita, bahwa seluruh hidup dan karya-Nya bersumber dari relasi-Nya yang begitu dekat dengan Bapa. Yesus datang bukan untuk menjalankan kehendak-Nya sendiri, melainkan untuk mewujudkan kasih Bapa bagi dunia. Di balik kata-kata-Nya, kita…
Kejahatan dan Kebencian akan Membunuh Mereka yang Memeluknya
”Bila kita memeluk erat kejahatan dan kebencian terhadap orang baik dan kebaikan, maka pada waktunya mereka akan menghancurkan, bahkan membunuh kita sendiri.” Kebencian orang-orang terhadap Yesus pada zaman-Nya terjadi, karena kebaikan dan pengakuan-Nya, bahwa Yahweh adalah Bapa-Nya. Dikisahkan dalam Injil: “Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena…







