Penulis: Admin

Bunda Maria, Teladan Ketaaatan dan Kesetiaan

“Di kaki salib, Maria berdiri teguh. Air matanya bersatu dengan darah Kristus, agar kita belajar mencintai dengan setia.” Allah Bapa, kami mengenang Bunda Maria yang berdiri di kaki salib Putra-Mu. Dengan hati yang tertusuk pedang duka, ia bersatu penuh dalam sengsara Kristus, tetap percaya bahwa rencana-Mu tidak pernah gagal....

Secercah Sajak Semesta – 183
Parade Laskar Kucing

Simply da Flores 1.Kucing-kucing kampung dan hutanmasih dipandu irama hukum alamAda yang dipelihara di keluargasebagai binatang kesayangandan juga untuk mengusir para tikusagar tidak bersarang di rumahdan mengganggu lumbung keluargaSedangkan kucing-kucing liar di hutanmasih ditakuti para tikusyang selalu waspada agar tidak dimangsaKucing biasa memangsa tikusdalam rantai makanan alamiah 2.Kucing-kucing metropolitan...

Pedang Dukacita Maria

“Suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri, supaya jadi nyata pikiran hati banyak orang” (Luk 2: 35). Bunda Maria percaya sepenuhnya pada Tuhan. Namun, selama hidupnya di dunia ini, Bunda Maria mengalami banyak peristiwa pahit, yang oleh Simeon digambarkan seperti ‘pedang yang menembus jiwa’. Menghadapi semua ini, Bunda Maria tetap...

Ke Manakah Empatimu?

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kemanusiaan itu lebih tinggi daripada politik.Jika politik tidak berpihak kepada kemanusiaan, ia akan kehilangan arah.”(Buya Syafii Maarif) Penyakit Sosial ‘Tuna empati’ adalah penyakit sosial yang berbahaya. Ketika pejabat publik atau pemimpin perusahaan kehilangan empati, rakyat dan karyawan merasa ditinggalkan. Kesenjangan rasa melebar. Penguasa berbicara...

Yesuslah yang Menyucikan Salib itu

Yoh 3: 13-17Kabar baik dari Tuhan untukmu: “Setiap kali engkau memandang salib di mana ada tubuh Yesus, maka ingatlah, bahwa ada seorang pribadi yang telah berkorban nyawa untukmu demi menyelamatkanmu di akhirat.” Cinta dan pengorbanan Yesus itu tercatat dalam firman-Nya: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga...

Memandang Salib

“Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup kekal” (Yoh 3: 14-15). Orang Katolik sungguh aneh. Kita memajang sebuah alat penyiksaan di rumah kita dan mengenakannya sebagai perhiasan, bahkan lengkap dengan mayatnya. Memajang salib...

Menghubungkan

Banyak kisah yang terhubung. Jika diteliti dengan menghubungkan setiap kisah itu, maka bisa jadi cerita yang menarik. Faktanya tidak semua orang bisa menghubungkan dan menarik benang merah dari kisah-kisah itu jadi kesatuan yang indah. Juga tidak semua orang senang menghubungkan kisah-kisah itu. Atau bahkah bersikap cuwek, tidak peduli, dan...

Pengosongan Diri

Mengosongan diri (kenosis) Kristus yang diungkapkan dalam Kidung Filipi sangat menyentuh hati kita. Pengosongan diri total dari kemuliaan yang setara dengan Allah sampai pada salib, wafat sebagai seorang yang menerima hukuman paling keji. Keutamaan pengosongan diri ini membuat Kristus dengan sukarela meninggalkan “kemuliaan-kemapanan-Nya” dan taat, bahkan sampai wafat di...

Buah Tidak Jatuh Jauh dari Pohonnya

Jika hidup ini ibarat pohon, buah-buahnya tergantung pada keputusan awal yang kita buat. Artinya, bahwa tindakan dan keputusan awal yang kita buat itu akan menghasilkan konsekuensi yang menentukan hasil atau buah di masa depan, baik positif maupun negatif. Pepatah ini mengajarkan, bahwa dasar keputusan yang baik akan tumbuh jadi...

Pesta Pemuliaan Salib Suci

Gereja mengangkat tinggi Salib Yesus, tanda keselamatan bagi dunia. Dulu yang tampak sebagai kehinaan dan kematian, kini jadi sumber hidup, rahmat, dan pengampunan. Seperti umat Israel yang memandang ular tembaga dan memperoleh hidup, demikian pula kami diarahkan untuk menatap Yesus yang ditinggikan di kayu salib. Ia tidak sekadar menyelamatkan...

Secercah Sajak Semesta – 182
Literasi Dari Jalan Sampah

Simply da Flores 1.Ada berita dari kota SemarangSang Walikota mengubah nama jalanDari Jln. TPA – Tempat Pembuangan Akhirlokasi semua sampah kota dipertemukanDiubah namanya menjadi Jalan YB Mangun WijayaSeorang sosok ‘pemulung kemanusiaan’Momennya ketika perayaan Hari LiterasiPeringatan pentingnya membaca dan menulis Telah tercatat sebuah sejarahbukan saja di Kota Semarangtetapi bagi peradaban...

Jaga Ketenangan Hati

“Kepala boleh panas, tapi hati ini harus tetap dingin agar kita tidak dibakar hangus oleh ego sendiri.” -Mas Redjo … Jaga senantiasa ketenangan hati ini adalah prinsip dan fondasi iman agar saya tidak dikalahkan si Jahat. Setiap kali emosi itu meletup dan pikiran hendak kalut, saya segera menenangkan hati...

Dari Sebuah Refleksi Getir tentang Hidup:
Sang Kebenaran di Manakah Engkau?

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kebenaran dan kepalsuan memang bagai dua sahabat karib dan juga sebagai musuh bebuyutan, keduanya senantiasa bersanding dan bersaing, siapa yang kuat dialah pemenangnya.”(Pada Sepotong Catatan) Manusia Tulus pun akan Bangkit Kala spirit kepalsuan dan kemunafikan telah merajai seluruh lini kehidupan ini, maka spirit kemanusiaan...

Melukis Sejarah

Sejarah menulis yang ingin ditulis. Tidak hanya tentang orang-orang besar, tapi juga tentang mereka yang setia dalam hal kecil. Mereka yang hidup dengan kesadaran, bahwa setiap detik adalah kesempatan menapakkan jejak. Bukan jejak keangkuhan atau kebencian, melainkan jejak kebaikan dan keutamaan. Hari ini kupilih untuk hidup dengan kebaikan. Membuka...

Setia Berproses Bersama Yesus

“Orang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik” (Luk 6: 45a). Kebajikan yang terpancar dari dalam diri seseorang itu mengandaikan adanya proses panjang yang dilaluinya. Kesetiaan dan ketekunan melakukan tindakan kebaikan menghasilkan buah yang dapat dirasakan oleh orang lain. Sama seperti orang yang menanam pohon buah...