Penulis: Admin

Berani Mengakui Kesalahan

Keberanian mendorong perempuan yang dikenal sebagai seorang berdosa itu datang menemui Yesus di rumah orang Farisi. Sungguh sebuah tindakan yang luar biasa; menerobos rasa takut dan malu untuk mendapat pengampunan Tuhan! Perbuatan pertobatan ini dijadikan oleh Yesus sebagai pertanyaan refleksi bagi orang Farisi yang mengundang-Nya; yang di dalam hati...

Tegak Bersandar pada Allah

Tidak tahu apa yang ada dalam benak Ebiet, ketika belasan tahun yang lalu, dia menggugat dan bertanya lewat rumput yang bergoyang dalam lagu “Kita mesti telanjang” tentang negeri ini. Adakah dia tidak lagi punya harap? Adakah dia frustasi? Mengapa di negeriku ini terjadi banyak bencana? Apakah, karena Tuhan marah,...

Kerendahan Hati Untuk Bertobat

“Kerahiman Allah bukan hanya mengampuni masa lalu kita, melainkan juga memanggil kita untuk hidup sebagai saksi kasih, iman, dan hikmat-Nya.” Seorang wanita datang menangis di kaki Yesus, mencurahkan luka, cinta, dan syukurnya. Tidak seperti Simon orang Farisi, ia tidak datang untuk menguji, melainkan mempercayakan hidupnya yang hancur kepada-Nya. Dalam...

Secercah Sajak Semesta – 186
Surat untuk Desah Nafas

Simply da Flores 1.Kepadamu nafaskuterimalah salam hormatkuatas petang dan fungsi mulai yang biasaNamun,karena biasa aku alamisehingga biasa-biasa saja kuanggapBahkan sering aku abaikanseperti tak ada makna apa-apaPadahal,tanpa peran dan fungsimuaku tak bisa apa-apadan pasti mati tak berdayaTanda utama pribadiku hidupadalah aku bisa bernafasdan terjadi secara otomatis 2.Kepadamu nafaskuInilah tulisan kesadaranku...

Iman yang Menyelamatkan

Yesus berkata kepada perempuan itu: “Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat” (Luk 7: 50). Pernyataan Yesus kepada wanita berdosa ini mengingatkan kita, bahwa keselamatan bukanlah hasil dari perbuatan baik atau usaha kita sendiri, melainkan berasal dari iman yang tulus kepada Yesus Kristus. Iman yang menyelamatkan adalah iman yang...

Ketika Dedaunan Jatuh

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Secara folosofi, kehidupan adalah sebuah permainan yang diperankan secara dramatis dan kadangmengejutkan; kepergian dan kehilangan adalah suatu yang alami, walau selalu meninggalkan pertanyaan tentang suatu ketakpastian.”(Pada Sepotong Catatan) Kehidupan adalah Sebuah Permainan Benarkah, bahwa actus kehidupan manusia adalah sebuah ajang permainan? Tentang apa? Siapakah...

Pribadi Jujur

“Orang yang berbuat curang itu menyulitkan diri sendiri. Tapi orang yang jujur itu meluruskan jalan hidupnya.” -Mas Redjo … Jadi pribadi jujur itu tidak mudah, bahkan tantangannya amat besar, berat, dan sulit. Karena berani melawan arus, dimusuhi mereka yang curang, dan bahkan juga siap sedia, jika dikucilkan oleh kaum...

Cara Kita Bersahabat

Sahabat itu berkat yang dikirim oleh Tuhan. Kita bisa berjumpa, tanpa direncanakan. Kita bisa berbagi, tanpa ada yang merasa kehilangan. Kita bisa saling meneguhkan, tanpa ada yang merasa lebih pandai, baik, benar, dan lebih suci. Karena kita semua sedang berziarah di tengah dunia ini. Sahabat itu tidak ditentukan oleh...

Balaslah Kritik dengan Maaf dan Kebaikan

Luk 7: 31-35Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Tuhan memberi kita kemampuan untuk bertahan menghadapi setiap kritik yang diberikan kepada kita, bahkan Ia menghendaki agar kita membalas setiap kritik itu dengan maaf dan perbuatan baik.” Yesus yang selalu berbuat baik pun menerima kritik dari mereka yang tidak menyukai-Nya seperti tertulis...

Cermin yang Bersih

“Seperti cermin yang bersih, hidup benar akan memantulkan kerahiman Ilahi,” artinya, bahwa hidup yang lurus dan benar, yang diisi dengan kebaikan itu akan mencerminkan sifat dan kasih Tuhan kepada orang lain. Sama seperti cermin bersih (walau retak) yang memantulkan objek di depannya dengan jelas, hati dan tindakan orang yang...

Anak-anak Hikmat

“Anak-anak hikmat itu kelihatan buah hidupnya: pertobatan, sukacita, dan kasih.” Sabda Tuhan hari ini mengingatkan ada dua macam anak: anak-anak di pasar yang menolak menari, dan anak-anak hikmat yang mengikuti irama kehendak-Nya. Tuhan, kami tidak mau seperti mereka yang menolak seruan pertobatan Yohanes maupun menutup hati terhadap belas kasih...

Secercah Sajak Semesta – 185
Hitam, Putih, Abu-abu

Simply da Flores 1.Hitam itu fakta kebenaran sakralPekat gulita itu adilMalam gelap itu misteriPahit itu dinamika energiKetika bendera hitam berkibaroleh laskar berbusana hitammereka nyatakan keberanian heroikdengan gagah perkasa percaya diriTetapi ada yang menilai berbedaAda yang menyebut setan penjahatAda yang mencap para misteriusAda yang menilai ganas jahatAda yang mengartikan suka...

Kebenaran Tuhan

“Hikmat itu dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya” (Luk 7: 35). Penginjil Lukas menggambarkan orang-orang Farisi sebagai generasi yang sulit dipuaskan. Mereka menolak Yohanes Pembaptis, karena gaya hidupnya yang keras. Mereka juga menolak Yesus, karena keakraban-Nya dengan orang berdosa. Kritik ini menunjukkan ketertutupan hati mereka, sehingga mereka tidak menemukan...

Sungguh Menyayat Hati

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Ini adalah kasus yang menyedihkan, salah satu kasus terburuk yang saya hadapi.Jauh lebih baik, bila bayi itu mati saja.”(Nyonya Keller) Getirnya Hati, ketika Menerima Kabar Duka Dalam hidup ini, kita selalu akan menerima aneka kabar, baik atau duka. Sebuah kabar baik, biasanya akan disambut...

Renungan Harian Katolik
2 PENYAKIT ROHANI INI BERBAHAYA

Rabu, 17 September 2025 Oleh Romo Agus CSsR Dalam kutipan injil hari ini, Yesus mengecam orang farisi dan ahli taurat yang selalu menolak dan mencari-cari alasan untuk menjebak Yesus. Rupanya mereka terjangkiti dua penyakit yaitu irihati dan buta rohani. Akibatnya apapun yang dilakukan Yesus dan Yohanes Pembaptis serba salah...