“Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: “Tuhan, juga setan-setan itu takluk kepada kami demi nama-Mu” (Luk 10: 17). Ketika para murid kembali dari tugas pelayanan, mereka bersukacita, karena berhasil mengusir setan dalam nama Yesus. Mereka mungkin merasa bangga, karena dapat mengalami kuasa Ilahi bekerja melalui mereka terhadap orang-orang yang dilayani. Tapi…
Penulis: Admin
Di Manakah Ayah Bunda Berada?
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Saya hanya ingin ada bersamamu.”(Jeritan Nurani Anakmu) Kerinduan Terdalam sebagai Kebutuhan Primer Manusia Kerinduan terdalam yang selalu bercokol mesra di dalam sanubari setiap anak manusia ialah “ada dan kehadiran dari sesamanya untuk tetap setia berada di sampingnya.” Itulah sebuah kerinduan mendalam untuk diperhatikan dan dicintai. Itulah pula sebuah kebutuhan primer…
Renungan Harian Katolik
JANGAN MENCURI KEMULIAAN TUHAN
Sabtu, 04 Oktober 2025 Oleh Romo Agus CSsR Tujuh puluh murid kembali dengan berita gembira bahwa setan-setan tunduk pada mereka demi nama Tuhan. Bergembira atas keberhasilan sebuah perjuangan adalah layak, namun jangan sampai mencuri kelmuliaan Tuhan. Mencuri kemuliaan Tuhan berarti bahwa kita membanggakan diri atas hasil perjuangan dan menomorduakan kuasa Tuhan padahal segala sesuatu ada…
Bunda Maria, Wanita Pilihan Allah
Maria dipilih Allah secara khusus untuk jadi Bunda Penebus. Bunda Maria menjalankan tugas mulia ini dengan sepenuh hati dari awal sampai akhir. Kesetiaan Bunda Maria menjalankan kehendak Tuhan untuk mendampingi Yesus Kristus Sang Penebus membuat Bunda Maria jadi Bunda Kemurnian umat beriman. Kisah perjumpaan Malaikat Gabriel dengan Bunda Maria dalam Injil menunjukkan, bahwa Bunda Maria…
Warta Keselamatan
Yesus mengatakan, bahwa celakalah orang-orang Khorazim, Betsaida, dan Kapernaum yang tidak bertobat. Padahal, telah diutus kepada mereka murid dan Rasul untuk mewartakan Injil Kerajaan Surga. Bahkan, Yesus sendiri berkarya, mengajar, dan melakukan banyak tanda heran bagi mereka. Warta keselamatan Tuhan disampaikan kepada semua orang dan segala bangsa. Mereka yang membuka hati dan menerima pewartaan itu…
Harmoni Rohani
Harmoni keluarga memang terbentuk dari kasih sayang mendalam dan penerimaan tulus terhadap ketidaksempurnaan setiap anggota keluarga. Saling mengasihi menciptakan rasa aman dan dihargai. Sementara menerima ketidaksempurnaan secara tulus akan membangun kebersamaan, saling mendukung, dan komunikasi yang terbuka, sehingga menciptakan suasana rumah yang damai dan bahagia. Harmoni itu makin saya rasakan sejak semuanya berubah dalam diriku:…
Berani Mendengar, Berani Bersuara
“Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku” (Luk 10: 16). Mendengar seseorang berbicara tentang iman kadang terasa biasa saja. Apalagi jika yang berbicara itu adalah orang terdekat, seperti teman, orangtua, atau bahkan anak kecil. Kita cenderung melihat siapa yang…







