Sepanjang tahun kita menjemput pergantian musim alam: panas ke dingin dan dingin ke panas. Secara liturgis, tiga hari lagi kita menjemput tahun liturgi yang baru. Efek langsung dari menjemput ini ialah tindakan adaptasi, karena kita perlu seiring dengan musim yang baru. Jadi kita melakukan pembaharuan hidup kita. Tuhan Yesus berbicara tentang datangnya Kerajaan Allah. Ia…
Penulis: Admin
Hanya Tuhan yang Kekal Abadi
Luk 21: 29-33Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Berbahagialah jiwa kita, karena percaya pada Tuhan yang keberadaan-Nya kekal abadi selamanya. Maka suatu kelak, jiwa kita akan kembali kepada Dia yang adalah Sabda kekal itu.” Dalam Injil, Yesus menegaskan lagi tentang Diri-Nya sebagai Sabda kekal: “Langit dan bumi akan berlalu, tapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (ayat 33)….
Berpikir Kritis
Ilmu berpikir kritis itu mengajarkan satu keutamaan, yaitu “makin pintar seseorang itu kian rendah hati dan menginspirasi” (intellectual humility). Memahami, bahwa pengetahuan manusia bersifat terbatas dan sementara, sedangkan kebijaksanaan sejati itu bersifat Ilahi atau abadi. Pengetahuan dipandang sebagai anugerah, bukan pencapaian pribadi semata yang bisa dibanggakan atau digunakan untuk superioritas atau arogansi, melainkan sebagai alat…
Jalan Hidup
Ketika makna jalan hidup ini sudah ditemukan, tidak ada hal lain yang dibutuhkan, kecuali Tuhan. Karena waktu bersama Tuhan itu selalu membahagiakan. Dengan membaca buku rohani, berdoa, bermeditasi, Adorasi, dan Ekaristi Kudus itu jadi momen yang dirindukan. Bagaimana dengan kita? Tergantung dengan ‘kepentingan’. Ketika ada kepentingan, kita hadir dan ada! Ketika kepentingan itu tidak didapatkan,…
Hidup dalam Kasih Allah
Dalam Injil, Yesus menyampaikan, bahwa kedatangan Kerajaan Allah digambarkan seperti pohon dengan tunas-tunas yang sedang tumbuh. Yesus mengajak kita agar mengasah kepekaan kita dan menyadari kehadiran-Nya dalam hidup ini. Kita diharapkan tidak terbenam dalam kesibukan sendiri, tapi selalu bisa merasakan dan akhirnya menerima serta hidup dalam Kerajaan Allah. Kita semua ingin menikmati kebahagiaan dan sukacita…
Memusatkan Diri pada Sabda Allah
“Langit dan bumi akan berlalu, tapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Luk 21: 33). Tuhan Yesus memberikan sabda-Nya kepada manusia, supaya manusia dapat menemukan kebenaran dan hidup sesuai dengan sabda-Nya. Akan tetapi, jika kita melihat realita dunia dewasa ini, kita akan menemukan adanya kecenderungan manusia untuk memusatkan diri pada kenikmatan, hawa nafsu, keindahan-keindahan yang sifatnya fana,…
Secercah Cahaya Semesta -57
Bocah Angin-545
Wajah Peradaban dan Sosok Budaya
1.Angkasa menulis sosok peradabandengan pena waktu yang berlariBumi melukis sosok budayadengan warna pulau benua dan samudraManusia dipaksa menjawab pertanyaan hakikiuntuk merangkul fakta dan misteriMeskipun jawaban hanya sementaradan pertanyaan tak pernah habisPeradaban silih berganti bersemiseperti cahaya mentari siang malamAneka budaya laksana ombak gelombang samudra menghempas pasir pantai 2.Merah kuning hitam putihwarna kulit pribadi suku bangsa.yang dipeluk…







