Bersyukurlah, karena Yesus maka kita para pengikut-Nya bisa memanggil dan menyebut Allah sebagai Bapa. Sebagai Bapa, Ia sangat memperhatikan dan menyertai kita putra-putri-Nya dan menginginkan yang terbaik terhadap kita asalkan kita siap sedia melakukan kehendak-Nya. Kepastian, bahwa Allah Bapa selalu menyertai kita itu diungkapkan oleh Yesus dalam Injil, “Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia…
Penulis: Admin
Prinsip Resiprositas
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Anda tidak akan terbang tinggi bersama rajawali, jika Anda mau berjalan dengan serombongan kalkun.”(Daud I. Ufi) Kamu Milik Orang Lain dan Orang Lain pun Milik Kamu Ternyata hidup saya ini, tidak milik saya sendiri, tapi juga milik orang lain. Semisal, aroma harum dari sabun mandi yang Anda pakai, saya pun…
Renungan Harian Katolik
PERCAYALAH & TETAP SETIA
Selasa, 24 Maret 2026 Oleh Romo Agus CSsR Orang Israel jatuh bangun dalam kesetiaan kepada Tuhan. Mereka sering marah kepada Musa, mengeluh, marah, menggerutu saat hadapi, kesulitan dan ujian. Demikian juga dengan orang Yahudi. Mereka tidak percaya dan menolak Yesus sebagai Mesias. Yesus tegaskan pada mereka, “Apabila Aku ditinggikan di salib barulah kamu percaya bahwa…
Kasih yang Membebaskan
Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang” (Yoh 8: 11b). Sering kali kita jadi ‘Farisi modern’: mudah menghakimi dosa orang lain, tapi jarang melihat ke dalam hati sendiri. Yesus mengajarkan, bahwa pengampunan dimulai dari kesadaran akan kerapuhan diri. Ia tidak membela perempuan yang berdosa, tapi…
Belas Kasih Allah yang Menyelamatkan
“Saat semua orang menuduh dan menghukum, Yesus ada di dekat kita. Belas kasih-Nya lebih besar dari dosa dan kesalahan kita.” Allah yang Maharahim, kami datang kepada-Mu membawa kelemahan, kegagalan, dan rasa malu yang sering kami sembunyikan. Dalam Injil, kami melihat Yesus di tengah tuduhan dan penghakiman. Seorang wanita diseret, dipermalukan, dijadikan alat. Tapi Yesus tidak…
Jejak Kelana Nafas-79
Bocah Angin-545
Inikah Negeri Goro-goro?
1.Merah darah berkibar siang malamdari puluhan, ratusan dan ribuan orangGara-gara membela periuk nasinyaGara-gara memperjuangkan nasib keluarganyaGara-gara mempertahankan tanah leluhurnyaGara-gara bersuara anti korupsiGara-gara menggugat keserakahan dan kejahatan negara terhadap manusia dan lingkunganAkhirnya jadi korban dan tumbalMungkin hanya awan dan langit yang peduliLalu jadi hujan banjir air mataturun untuk membasuh merah darah anak-anak bangsaMengantarnya ke debu tanah…
Keindahan Sakramen Tobat
Keindahan Sakramen Tobat itu bukan pertama-tama terletak pada kesadaran seseorang untuk datang ke kamar pengakuan lalu mengakui dosa-dosanya, melainkan pada pengampunan yang Allah berikan kepada si pendosa. Bayangkan, bahwa kita yang berdosa berkali-kali dan dalam hitungan bulan dan tahun, tapi semuanya itu bisa diampuni dalam hitungan menit bahkan detik, ketika Imam berkata, “Dengan kuasa Allah…







