Penulis: Admin

Renungan Harian Katolik EMPAT ALASAN PENTINGNYA MENGAMPUNI

Selasa, 10 Maret 2026 Oleh Romo Agus CSsR Mengampuni bukan perkara mudah. Sebab disakiti itu meninggalkan luka di hati. Tetapi bagaimanapun, sebagai orang kristiani, kita harus mengampuni sebab Yesus tegaskan bahwa mengampuni itu bukan hanya tujuh kali tetapi tujuh puluh kali tujuh kali alias mengampuni tanpa batas, tanpa hitung-hitungan....

Penyembuhan Kusta Raga dan Jiwa

Santo Efraim dari Siria yang hidup pada abad ke-4 Masehi, menulis tentang sembuhnya Naaman, tentara Siria, karena karunia Allah melalui nabi Elisa: “Naaman diutus ke Sungai Yordan dengan tujuan penyembuhannya, karena air itu dapat memulihkan manusia. Sesungguhnya, dosa merupakan kusta pada jiwa, yang tidak dapat diinderai, tapi inteligensi dapat...

Haus akan Firman

“Mukjizat Allah sering dimulai dari hati yang rendah dan terbuka.” Kami datang kepada-Mu, ya, Allah dengan kerinduan yang dalam. Seperti Pemazmur berkata, jiwa kami haus akan Engkau, Allah yang hidup. Ada kekosongan dalam hati manusia dan hanya Engkau yang dapat memenuhinya. Dalam Injil, Yesus kembali ke kampung halaman-Nya. Mereka...

Dari Kenosis yang Riuh Gelar menuju Keheningan yang Mencerahkan

Dahulu, bejana hidup kita penuh sesak dengan peran dan pengakuan. Sebagai apa pun perannya, hari-hari kita riuh dengan kata-kata, jadwal, dan pandangan mata yang menatap penuh rindu. Ibarat bejana merasa ‘penuh’, karena kesibukan. Dengan menyusut, Tuhan seolah-olah mengetuk bejana itu dan meminta kita menumpahkan isinya. Kita harus mengosongkan diri...

Jejak Kelana Nafas-65
Bocah Angin-545
Menghitung Jumlah Manusia

1.Meretas Mata Air Satu tetes kata doamumampu basahi wajah angkasaSatu ayat sujud mantramubisa menoreh pelataran SurgaSatu dunia sujud berdoadengan iman pasrah sahajaSurga pasti buka pintu cintaDan…angkasa turunkan hujan misteri membasuh kobar bara gengsiAgar api padam tumbuh damaiKarena kasih Ilahi abadiMasih adalah iman di zaman digital ini? 2.Lilin-Lilin Kecil Gelap...

Menolak yang Baik, tapi Memeluk Erat yang Jahat

“Sadar atau tidak, tapi kadang fanatisme atau cinta buta menumpulkan daya kritis kita, sehingga yang baik kita tolak, sedangkan yang jahat kita peluk erat.” Kalimat di atas jadi benar dalam pengalaman Yesus yang dikisahkan dalam Injil, di mana Ia ditolak oleh orang-orang sekampungnya sendiri padahal kehadiran-Nya di kampung Nazaret...

Iman Kecil yang Menyembuhkan

Berkatalah gadis itu kepada Nyonyanya: “Sekiranya Tuanku menghadap Nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya” (2 Raj 5: 3). Kisah Naaman dan gadis kecil dari Israel menunjukkan ironi yang luar biasa. Naaman adalah panglima besar, kuat, dan berkuasa, tapi ia tidak berdaya,...