Uang Seribu untuk Tuhan
Seorang anak bertanya kepada Bapaknya, alasan mereka sekeluarga selalu duduk di bangku urutan ke-5 dari depan, setiap kali perayaan misa di Gereja. Anak itu memastikan, bahwa orangtuanya akan membawa seluruh keluarga duduk di bangku itu. Mereka berada di tempat itu sebelum misa dimulai. Kaki mereka menginjak lantai yang sama...
Hobi kok Nyinyiran dan Gaduh …!
“Menanggapi nyinyiran orang itu tiada selesainya. Tapi pribadi yang rendah hati dan bijaksana itu membebaskan diri dari konflik.” -Mas Redjo Melalui jalan sunyi dengan bekerja dan bekerja itu saya menanggapi nyinyiran orang yang meremehkan dan merendahkan saya. Tidak membalas dengan cacian, tapi lewat perilaku baik dan karya nyata! Saya...
Melayani Dalam Kekurangan
Ketulusan dan segala anugerah Allah sesungguhnya tidak pernah bisa dibandingkan dengan persembahan dan kebaikan manusia. Jadi agak mengherankan, jika ada dari antara kita yang kemudian merasa berhak menyampaikan permohonan kepada Allah tanpa memahami terlebih dahulu yang hendak dimohonkan dalam doanya. Kisah persembahan janda miskin tanpa identitas dalam Injil menyampaikan...
Secercah Cahaya Semesta -53
Bocah Angin-545
Berlomba Mengejar Kepalsuan Diri
1.Karena saya berpikir palsu maka palsuBodoh amat dengan apa faktanyaTak peduli dengan argumen anda semuaKarena kebenaran adalah pikirankuKarena palsu atau asli harus sesuai kemauankuKarena pokoknya adalah argumentasi pribadikuJangan kalian tanya untuk apa dan siapa pikirankuInilah zaman kecanggihan digitalmari kita beradu pikiran di layar sosmedkarena kebenaran sesuai pikiran setiap pribadiAngin...
Persembahan Diri yang Lahir dari Cinta
“Mereka yang percaya kepada Tuhan bersinar dengan iman yang tidak surut oleh api dan tak dapat diredupi oleh kemiskinan.” Sabda Allah mengajak kami kembali belajar arti percaya dan kuasa dari hati yang sepenuhnya milik-Nya. Dalam kitab Daniel, kami melihat para pemuda yang dibuang ke negeri asing; jauh dari rumah,...
Betapa Sentral Hati Manusia
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Cinta dan benci, rindu dan sayang, semuanya bermula dari dalam sekeping hati manusia.”(Didaktika Hidup Sejati) Hati adalah Pusat Kesadaran Manusia “Hati adalah pusat kesadaran dari seorang manusia,” demikian suatu kepercayaan yang terdapat dalam banyak tradisi spiritual dan filosofis. Mengapa demikian? Hati manusia telah dianggap...
Renungan Harian Katolik
PERSEMBAHAN BUKAN SOAL JUMLAH
Senin, 24 November 2025 Oleh Romo Agus CSsR Persemabahan janda miskin dipuji Yesus dbanding persemabahan orang kaya di Bait Allah. Bagi Yesus, persembahan bukan soal jumlah tetapi soal semangat pengobanan yang menyertainya. Itu mengapa persemabahan janda miskin dipuji kareana yang dipersemabahkan dari kekurangannya bahkan seluruh nafkahnya #romoaguscssr #renunganhariankatolik #renunganhariankatolikhariini...
Semangat Hidup untuk Melayani
“Siapa pun yang ingin sukses dan bahagia, hendaknya dia memiliki semangat hidup untuk melayani.” –Mas Redjo Nasihat bijak Guru Agung itu oase kasih di padang gersang jiwaku. Ia berdenyut mengaliri nadiku agar di hati saya jadi sumber sukacita. Semangat melayani dengan hati itu saya terapkan dalam keseharian agar hidup...
Dentangan Lonceng Nurani
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Suara nyaring yang mengiang sendu dari balik sadarmu.”(Suara Panggilan Nurani) Lonceng Nurani, adalah idiom bermakna filosofis yang dapat diibaratkan sebagai sebuah ‘suara hati’, dan berfungsi sebagai sebuah “kesadaran serta rasa tanggung jawab dari seorang manusia.” Manusia dan Suara Hati Setiap manusia memiliki sekeping nurani...
Pesta Kristus Raja
“Lihatlah Sang Raja yang tidak menyelamatkan diri-Nya, tetapi menyelamatkan kita.” Allah mengajar kami memandang Kristus Raja: Raja yang bertakhta bukan di kursi emas, melainkan di kayu salib. Bentuklah hati kami agar mampu mengenali kemuliaan-Nya yang tersembunyi dalam kerendahan dan pengorbanan. Bangsa Israel datang kepada Daud dan berkata, “Kami ini...
Secercah Cahaya Semesta -52
Bocah Angin-545
Topeng Solidaritas Kemanusiaan
1.Ada apa dengan matamu?Kuman di seberang lautan tampakBatu besar di depan mata tak kelihatanAtas nama kata suci imanmuengkau kotori wajahmu dengan kerakusanAtas nama solidaritas kemanusiaanengkau telanjangi harkat martabatkuBasuh wajahmu dan lihatlah di cerminGosok gigi bersihkan mulutmuBerkacalah pada bayanganmuLihatlah cahaya mentari di kepalamujawablah apa itu solidaritas sesamaPandanglah pijakan telapak kakimubacalah...
Bersujud dan Berserah
Sebagai orang beriman, bersujud adalah penyerahan diri total, simbol ketaatan paling nyata, dan momen terdekat antara hamba dan Tuhan. Dengan sujud, orang beriman menunjukkan kepatuhan, kerendahan hati, dan permohonan kepada Allah. Sikap itu yang ditunjukkan pemungut cukai, ketika berdoa. Ia merasa malu, tidak pantas, dan tidak mempunyai daftar karya...
Jaga Hati Tetap Bersih
“Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.” Hati Bunda Maria bersih. Ia taat dan tidak menyangkal yang diperintahkan Tuhan. Setiap ada perkara yang besar, Bunda Maria selalu menyimpan segala sesuatu itu di dalam hatinya. Ia tidak mau salah menilai, menghakimi, salah mengambil keputusan, dan salah bertindak. Ia tidak...
Hidup setelah Mati
Seorang remaja baru saja jadi yatim piatu. Bapak dan Ibunya meninggal dunia berturut-turut tahun lalu dan pertengahan tahun ini. Pada saat banyak orang datang melayat Ibunya, mereka mengungkapkan kesedihan dan menangis dalam haru. Remaja itu tenang dan menyambut setiap orang yang datang. Berapa orang bertanya, mengapa ia tidak kelihatan...
Telaga Hati nan Bening
Kepada para sahabat yang jadi tempat curhat, sesungguhnya Anda bukanlah ‘tong sampah’, tapi ‘telaga ketenangan’. Di telaga hatimu yang bening, resah banyak orang itu menemukan ketenangan. Di telaga hatimu yang bening itu menyiratkan lubuk hati yang dalam, tenang dan jernih. Dengan bening, tersirat hati yang jujur melihat solusi dari...