Ada anggapan, untuk wirausaha itu butuh modal besar. Anggapan itu tidak sepenuhnya benar, karena ada usaha yang tidak sepenuhnya membutuhkan biaya besar, yakni nyalo. Nyalo alias calo … Amit-amit, malu, gengsi, dan perasaan diremehkan lainnya berkecamuk di hati, seandainya kita menjalani pekerjaan itu. Tunggu dulu. Jangan minder, gengsi, atau berkecil hati, jika kita mau menekuninya….
Penulis: Admin
Bangun Pagi itu Segarkan Jiwa
Bangun pagi itu saat yang paling asyik untuk berdoa dan bersyukur. Bercengkerama dan bermanja dengan Allah untuk menumbuhkan optimisme. Menyambut hari yang baru dengan semangat baru. Hidup kita adalah nafas doa dan nikmat dari Allah. Ibarat bunga yang bermekaran dan menebarkan kesegaran wangi alami. Sejuk, berseri, dan indah bersama terbitnya sang mentari. Pagi adalah pancaran…
Maaf, Ampunan, dan Kasih itu Sembuhkan Luka Jiwa
Memaafkan. Itu hal sepele. Terucap di mulut, lalu selesai. Semua seperti menjadi baik kembali. Kenyataannya tidak semudah dan sesederhana itu. Memaafkan itu butuh keberanian dan kebesaran hati. Banyak di antara kita yang berasa sulit, bahkan gagal untuk memaafkan orang lain. Kita memberi maaf, tapi sebatas di mulut, basa basi, terpaksa, dan melakukan dengan berat hati….
Semangat Hidup itu Api Jiwa
Hidup itu menyala. Ibarat api semangat dan penerang jiwa yang membawa kita untuk kembali kepada Sang Pencipta. Sekalipun topan badai kehidupan datang menerjang, nyala api itu harus dijaga agar tidak padam. Begitu pula dengan hidup kita.Hidup yang berasal dari rasa memiliki, karena kita telah diberi dan dianugerahi Allah untuk kita pertanggung-jawabkan kepadaNya. Jika boleh diibaratkan,…
Ketika Suntuk, Carilah Keheningan Agar Jiwa Ini Disegarkan
Gegara bekerja keras, kita mudah terserang suntuk. Pikiran ini serasa buntu, tubuh loyo, dan semangat hidup merosot. Ketika dihinggapi perasaan suntuk, kita sering menjadi salah tingkah, gelisah, dan tidak tahu harus bagaimana dan berbuat apa. Seakan semua berasa serba salah dan membosankan. Secara otomatis, produktivitas kerja kita juga menurun. Untuk memulai bekerja kembali, kita seperti…
Memprovokasi Hati, Jika Gagal, Sebaiknya Hati Itu Dioperasi
Tiba-tiba Nyong ingin menjadi provokator. Gegaranya adalah Nyong gemes dengan diri sendiri. Hati Nyong teramat lemah, loyo, bahkan tidak mampu menolak dan berkata ‘tidak’ pada rayuan orang. Hati Nyong selalu menanggapi dan menjawab, “iya”, dan mengiyakan. Apa gegara hati ini tidak mau menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain? Kenyataan itu jelas mengusik dan mengganggu pikiran…
Ketika Semua Serba Salah, Kita Mencari yang Benar
Maju mundur salah, nyerong ke kiri-kanan salah, dan diam juga salah. Lalu, ke mana dan dengan cara apa kita mencari untuk menemukan yang benar? Pernah mendengar kisah Nasaruddin bersama anaknya dan seekor keledai? Keledai dinaiki berdua, dibilang keterlaluan. Dinaikin bapaknya atau oleh anaknya saja, dibilang bapak atau anak yang tak tahu diri. Bahkan ketika keledai…







