Red-Joss.com – Sewaktu muda, saya sering kali diajak teman untuk mencari wangsit di tempat wingit. Tempatnya sepi terpencil, dilingkupi pepohonan tinggi besar, dan kesannya angker. Bahkan tidak jarang, teman itu mengajak lek-lekan di makam yang dikeramatkan. Sesekali saya menemani teman, tapi sekadar ingin tahu, merasakan suasana tempat wingit di malam hari. Tidak lebih sekadar tepo selira, tenggang rasa, dan solider. Anehnya, atau karena…
Penulis: Admin
Nyalakan Api Cinta Dalam Tiap Rumah Tangga
Red-Joss.com – Ada anggapan, untuk membangun keluarga bahagia itu tidak cukup, jika sekadar modal cinta. Benar! Karena cinta itu harus dimaknai dan diejawantahkan agar api cinta itu terus menyala dalam keluarga. Api cinta yang jadi penerang hidup berumah tangga. Tanpa api cinta, hidup itu tanpa cahaya. Tanpa semangat juang, kita kehilangan harapan. Hidup berumah tangga jadi gelap…
Ikhlas Itu Tanpa Beban
Cerita Pendek Oleh Mas Redjo Red-Joss.com – “Sekiranya Bapak meninggal saya juga ikhlas, Pakdhe…” “Jangan ngomong seperti itu. Kita berdoa agar diberikan yang terbaik oleh Allah,” tukas saya. Kulirik MM yang tengah mengemudi. Wajahnya tampak kusut. Kuhela nafas panjang. Sekiranya keluarga MM lelah dan berbeban berat itu wajar. SL, Bapaknya MM sakit sudah menahun. Dan biasa ke…
Tanpa Maaf dan Ampunan, Hidup ini Makin Berat dan Menderita
Red-Joss.com – Seberat-beratnya beban hidup, lebih berat itu jika kita tidak berani memberi maaf dan ampunan, baik pada sesama dan diri sendiri. Memberi maaf itu tampak mudah, bahkan sangat mudah dilakukan, tapi, jika diterapkan dari dalam hati itu sulit sekali. Faktanya, banyak di antara kita yang memberi maaf itu sekadar di mulut. Basa basi. Padahal hatinya kheki,…
Kisah Penulis dan Pengagum
Cerita Pendek Oleh Mas Redjo Red-Joss.com – Pagi itu, ketika membuka hp, ada sapaan di wall saya. “Anda seorang penulis?” Saya tidak langsung menjawab. Kulihat penyapa yang memiliki wajah cantik dan sumringah itu. “Ya, saya sedang belajar untuk jadi seorang penulis.” “Tulisanmu cukup menarik. Sayang berkesan menggurui.” “Oh ya?! Maklumlah, dulu cita-cita saya ingin jadi guru. Kini saya ingin…
Harta Yang Paling Berharga Itu Keselamatkan Jiwa
Red-Joss.com – Sebanyak apapun harta yang kita kumpulkan. Setinggi prestasi atau jabatan apapun yang kita raih. Semua itu tidak ada artinya, jika dibandingkan dengan keselamatan jiwa. Ya, keselamatan jiwa itu prioritas pertama dan utama, jika dibanding dengan kebendaan yang bersifat duniawi. Bukan popularitas, tahta, maupun harta dunia. Melainkan keselamatan jiwa adalah puncak kebahagiaan sejati. Ketika kita diingatkan…
Saat Kita Bersujud, Badai Itu Lewat
Red-Joss.com – “Mustahil, orang yang bersujud dapat selamat dari badai sedahsyat itu!” “Jikapun selamat, paling sembunyi di dalam bungker.” Tidak percaya, ya, kita mudah tidak percaya, karena kita tidak melihat dan mengalami peristiwa itu sendiri. Meremehkan, ya, kita juga sering kali meremehkan, bahkan bersikap sinis pada orang lain yang status, kepandaian, atau bakatnya jauh di bawah kita. Disadari…







