Setiap kali kita bergerak untuk memanusiakan manusia, terutama mereka yang sedang ‘kesraket’ (sengsara) dan miskin, sejatinya kita tidak hanya sedang berderma. Pada saat itulah kita sedang menyembah Tuhan yang menciptakan mereka. Iman kita tidak hanya berhenti di Altar, tapi mewujud nyata di pasar, jalanan, dan di gubuk-gubuk nestapa. Ketika kita menjumpai sesama yang berada di…
Penulis: Admin
Memanusiakan Manusia:
Iman Dibuktikan dalam Kesetiaan
“Ketika kebenaran menuntut harga yang mahal, rahmat memberi keberanian untuk tetap setia.” Allah mengajak kami menatap hati manusia dengan jujur. Dalam Injil, Herodes tidak dapat mengabaikan Yesus. Nama Yesus mengguncang hati. Membangkitkan rasa ingin tahu, ketakutan, dan rasa bersalah. Orang banyak bertanya-tanya, siapa itu Yesus. Tapi Herodes terperangkap oleh masa lalunya. Ia mengira Yesus adalah…
Jejak Kelana Nafas-34
Bocah Angin-545
Surat Balasan Tuhan-ku 4
Wahai, anak-Ku dan manusia ciptaan-KuTak pernah berkesudahan kasih-Ku bagimukarena Aku Maha PengasihTak pernah habis cinta-Ku kepadamukarena Aku Maha CintaNamun,pikiranmu tak pernah mampu memahami semuanyaKarena Aku Maha Misteri tak terselamiKarena Aku Maha Kaya dan Maha SempurnaSedangkanmisteri pribadimu saja tak mampu engkau sadariMisteri sesama saudaramu tak akan tuntas dipahamiMisteri alam semesta tak mungkin habis diselamiBelajarlah rendah hati…
Spirit Belajar Unik Khas Socrates
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Sapere Aude”“Beranilah untuk Berpikir Sendiri”(Horatius) Manusia itu Makhluk yang mampu Berpikir Secara antropologis Tuhan telah menciptakan tiga macam makhluk hidup, yakni manusia, tumbuhan, dan hewan. Dari ketiganya itu, hanya makhluk manusialah yang dikaruniai dengan akal serta budi dan pikiran. Adapun tujuan dan fokus sentral dari tulisan ini adalah menyoroti dan…
Berani Hidup Benar
Yohanes Pembaptis dibunuh, karena keberaniannya menegur Herodes. Ia tidak memilih jalan aman, tapi tetap setia menyuarakan kebenaran, meskipun berujung pada kematian (bdk. Mrk. 6:14-29). Dunia sering kali lebih menyukai pujian palsu daripada teguran yang menyelamatkan. Namun, Yohanes menunjukkan, bahwa hidup yang bermakna bukan diukur dari panjangnya umur, melainkan dari keberanian untuk hidup benar. Kitab Sirakh…
Renungan Harian Katolik
GENGSI HERODES, DENDAM HERODIAS & KEPALA YOHANES
Jumat, 06 Februari 2026 Oleh Romo Agus CSsR Gengsi dan dendam merupakan paket yang bisa menghancurkan dan merusak. Gengsi Herodes karena jabatannya sebagai Raja membuat dia tega memenggal kepala Yohanes Pembaptis. Dendam Herodias membuat dia tega meminta kepala Yohanes Pembaptis dalam sebuah talam. Kombinasi antara dendam dan gengsi membuat nyawa orang lain jadi korban. Waspadalah…
Setia dengan Profesi
“Menekuni profesi dengan hati, karena sesungguhnya kita ini bukan siapa-siapa.” -Mas Redjo Yohanes Pembaptis berseru-seru di padang gurun mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Ia berkhotbah tentang pertobatan, bahwa “Kerajaan Surga sudah dekat.” Sedang saya bergumam lirih di kesunyian diri. Saya bergumam dalam keheningan, karena sadar, saya ini bukan siapa-siapa, sehingga hidup saya harus dimaknai supaya berarti….







