Oleh : Rm. Petrus Santoso SCJ [Red-Joss.com] Siapakah yang mengoreksi, saat kita salah? Orangtua, guru, sahabat, atau Tuhan? Apakah setelah kita diingatkan dari perbuatan yang salah itu, kita mendengarkan? Siapakah yang menemukan kita di saat kita “hilang”? Orangtua, guru, tokoh agama, atau Tuhan? Apakah setelah kita ditemukan, kita mau dituntun kembali? Siapakah yang memberikan semangat saat kita…
Penulis: Admin
Bersahabat dengan Kematian
Oleh : Mas Redjo [Red-joss.com] Ada dua peristiwa dalam hidup ini yang kita akrabi, sekaligus tidak bisa kita hindari, yaitu kelahiran dan kematian. Bahkan kelahiran dan kematian itu ibarat saudara kembar yang tidak dapat dipisahkan. Jika kelahiran dan kematian itu adalah sahabat, tidak seharusnya kita apriori pada salah satunya. Sebaliknya kita harus mengakrabi kedua-duanya. Dengan…
Didedikasikan untuk Para Imam (1)
Oleh : Jlitheng [Red-Joss.com] Lagu Daud: “Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu, terhadap orang-orang fasik yang menggagahi aku, terhadap musuh nyawaku yang mengepung aku” (Mz 17:9). Umat itu ibarat biji mata yang dilindungi Tuhan sebagai milik kesayangan-Nya. Dari antara umat itu ada yang khusus dipilih Tuhan untuk menjalankan tugas tertentu, namanya…
Cobaan
Oleh : Rio Scj. “Every pain has a purpose.” – Rio, Scj. Cobaan yang menimpa kita itu sesungguhnya anugerah Tuhan. Tujuannya untuk mendewasakan iman kita. Masalah itu adalah bagian dari kehidupan kita. Jadilah berlian. Karena ia sabar dalam kesesakan. Meski perih, luka, penuh kepahitan, penuh himpitan, tekanan, bahkan lewati proses panjang. Ia tidak mengeluh, protes,…
Tangan tak Sampai
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai.”(Peribahasa) [Red-Joss.com] Saya pernah mendengar secara langsung seruan ini, “Maksud hatiku memeluk gunung, apa daya tanganku tak sampai,” tuturan seorang calon pegawai negeri yang dinyatakan tidak lolos tes masuk pegawai negeri. Sungguh mengenas dan juga sangat menantang. Kini, tampak kedua bola matanya…
Iman itu Ruang Komunikasi dengan Tuhan
Oleh : Rm. Petrus Santoso SCJ [Red-Joss.com] Iman yang kita miliki harus bisa memberi arti dari perjalanan hidup kita. “Immediately Jesus stretched out of his hand and caught him, and said to him. “O you of little faith, why did you doubt?” (Matthew 14: 31). Yang mempunyai pengalaman seperti ini banyak sekali: imannya ‘kecil’. Imannya…
Dari Beban Berat Diubah Jadi Berkat
Oleh : Mas Redjo [Red-Joss.com] Seberat-beratnya beban hidup ini, jauh teramat berat itu beban pikiran sendiri. Tidak harus dipungkiri, dibantah, apalagi ditolak. Lebih baik disyukuri dan berserah ikhlas pada Allah agar beban jiwa ini diringankan-Nya. Faktanya, banyak di antara kita merasa sulit untuk melepas ikhlas persoalan hidup ini. Kita beralasan untuk pembenaran diri, bahwa tiap…







