‘Golden Rule’ atau aturan emas itu adalah prestasi manusia yang luar biasa untuk menjaga keharmonisan satu sama lain di muka bumi ini yang sudah tersekat-sekat oleh banyak pengelompokan: SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan).
“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka” (Matius 7: 12).
Sungguh ajaran yang sangat mengesankan dan bisa diterima oleh semua manusia di jagat raya ini. Sebagai titik temu kita semua dalam bersaudara dan bersilahturahmi.
Harmoni adalah kata yang sangat menyejukkan. Situasi yang harmoni adalah situasi yang dirindukan oleh siapa saja. Sedang menciptakan harmoni adalah usaha yang harus dilakukan oleh setiap orang. Karena adanya perang itu tidak hanya menakutkan, tapi juga menghancurkan harmoni.
Jika yang terjadi sebaliknya, yakni perpecahan itu sungguh menakutkan. Karena situasi yang terpecah adalah situasi yang tidak diinginkan oleh siapa saja. Sedang pribadi yang menciptakan adanya perpecahan adalah tindakan yang dilakukan oleh mereka yang tidak mempunya rasa hormat kepada yang lain. Tidak ada harmoni di dalam hatinya.
Marilah kita jadi air yang sejuk agar setiap orang dapat meneguk air yang kita miliki. Setelah orang itu disegarkan kembali, dia berjalan untuk melanjutkan tugasnya, yaitu menciptakan harmoni dengan ‘Golden Rule’ (aturan emas) sebagai prinsip dasarnya. Pelakunya adalah kita masing-masing. Hidup harmoni dan bahagia.
Rm. Petrus Santoso SCJ

