“Hidup tidak akan nyasar, dia ikuti signal yang kita kirimkan.” -Rio, Scj
Klik Google maps pilih titik awal dan tujuan. Maps akan mengarahkan jalan. Bisa benar, bisa salah. Bisa sampai, atau nyasar. Google maps tidak peduli kita orang baik atau tidak. Kalau kita masukin titik awal salah, arahnya juga akan salah. Bukan karena maps yang jahat, melainkan karena maps itu bekerja berdasarkan data.
Hidup juga seperti itu. Hidup ini tidak akan menunggu kita siap atau tidak. Waktu terus berjalan. Hidup tidak akan membaca niat dan komentar. Hidup membaca kondisi kita. Kalau mode tubuh maunya bermalas-malasan, kita akan diarahkan pada yang instan dan kehancuran. Bila mode tubuh maunya makan dan terus makan, ya, akan kegendutan, tubuh pun pada mode tidak aman. Bila mode tubuh ‘overthinking’, takut salah, gagal, dan takut omongan, maka arah hidup pun penuh beban. Bila mode tubuh semangat, penuh syukur, bahagia, mau berjuang dan berusaha, hidup pun akan penuh kejutan dari Tuhan. Bukan cuma sukses yang kita dapatkan, melainkan kedamaian dan keikhlasan.
Yang terjadi dan kita alami sekarang itu bukan hukuman atau kebetulan, tapi itu keputusan dan pilihan titik awal dan tujuan. Bila kita mau merubah arah hidup kita bukan hanya tujuan, melainkan tempat dan keadaan kita sekarang. Hidup tidak akan nyasar, dia hanya mengikuti signal yang kita kirimkan.
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj

