Red-Joss.com – Refleksi diri tiada henti, itulah yang kulakukan setiap saat dan sesering kali agar saya selalu sadar diri, komitmen, dan hidup makin lebih baik lagi.
Seperti yang terjadi pada pagi ini.
Ketika sesampai di toko, mobil anak sulit masuk ke halaman, karena ada sebuah mobil parkir melintang dan menghalangi jalan. Ternyata mobil si empunya bengkel mobil depan toko.
Saya turun, lalu menuju ke bengkel, di mana mereka tengah berkumpul. Mereka ‘meeting’ di tempat parkir.
Saya mengucapkan salam dan mohon maaf, jika mau numpang parkir agar mobil diparkir secara benar.
“Ngomongnya jangan diterusin!” kata laki-laki baya itu ketus, dan kurang bersahabat.
Saya terperangah dan kaget, tapi tetap tersenyum.
Saya lalu bertanya pada diri sendiri. Apakah tindakan saya salah? Saya bersyukur dapat mengendalikan diri tanpa emosi, dan tidak tersinggung.
Saya juga tidak membayangkan kemungkinan yang terjadi, ketika saya sedang mempunyai masalah.
Komitmen Untuk Kontrol Diri
Sebaliknya, saya sedih dengan sikap pemilik yang baru bengkel mobil itu. Jauh berbeda dengan pemilik lama yang ramah dan bersahabat itu.
Awal tahun 2023 mengajari saya untuk kontrol dan menahan diri, kendati dalam situasi berat dan sulit agar saya rendah hati.
Saya harus berubah dan perbarui pola pikir saya.
Dari yang semula selalu ingin diprioritaskan, kini saya mengalah dan mendulukan kepentingan orang lain.
Dari yang semula mudah emosi, kini saya menahan diri dan makin sabar.
Dari yang semula sering curigaan, berprasangka jelek, atau bergosip hal-hal negatif, kini saya membiasakan diri berpikir positif, berperilaku baik, dan berbagi hal yang memotivasi atau menginspirasi.
Bersikap tenang dan berpikir jernih adalah sikap dasar saya dalam menyikapi masalah atau situasi sulit yang dihadapi.
Caranya adalah agar saya tidak mudah reaktif, tapi berempati untuk memahami orang lain.
Dengan semangat pembaruan diri dan komitmen, saya meninggalkan perilaku buruk dan jelek (manusia lama) agar hidup berkenan bagi Allah.
Semangat perubahan menuju hidup berkualitas, dan ikhlas.
…
Mas Redjo

