Oleh : Rm. Petrus Santoso SCJ
[Red-Joss.com] Tidak usah berpura-pura baik, berkamuflase, sebab kebaikan itu tidak dinilai oleh diri sendiri, tapi oleh orang lain.
Tidak usah berpura-pura tegar, sebab ketegaran tidak bisa ditutupi dengan berpura-pura tersenyum, tapi, ketika persoalan itu datang mendera, kita harus bisa menguatkan dan memotivasi dirinya sendiri.
Tidak usah berpura-pura jadi orang yang hebat, sebab kehebatan itu akan membuat kita sangat terbebani, ketika jatuh dan gagal. Atau kita sungguh merasa dipermalukan, ketika kebohongan kita diketahui dan terbongkar.
Tidak usah berpura-pura dalam menjalani kehidupan ini, sebab yang baik itu tetap baik, yang benar itu tetap benar, dan yang asli itu tetap asli.
Dimulai dari hidup kita sendiri, kita menafasi hidup ini dengan semangat kasih dari lingkungan terdekat: keluarga, tetangga, dan komunitas.
Jika mereka mengatakan, bahwa kita benar atau salah, baik atau tidak baik, positif atau tidak positif, maka kita meng-amini-nya. Sebab mereka yang mengetahui kehidupan kita sehari-hari. Sekaligus semua itu sebagai bahan refleksi untuk perbaiki diri agar hidup kita ke depan, makin baik lagi.
Bersama dengan mereka kita berjuang untuk menjadi pribadi yang baik, benar, dan asli. Ketika semuanya bisa menyatu, akan menjadi indah, karena terikat dalam kasih.
Rm. Petrus Santoso SCJ

