Calon Mantu โ 12 | Oleh Mas Redjo
Berpikir jernih dan cerdas. Hal ini yang selalu saya ingatkan pada anggota keluarga saya dalam menyikapi berbagai hal, khususnya ketika menghadapi masalah pelik atau situasi yang harus segera diselesaikan.
Dengan berpikir jernih kita mampu melihat akar permasalahan dengan jelas, sehingga kita dapat menyelesaikan hal itu dengan baik. Sebaliknya situasi yang mendesak dan pikiran yang tidak tenang, membuat kita semakin tertekan, bisa juga stres.
Begitu juga yang dilakukan oleh In, ketika saya baru masuk ke rumah.
“Semua gara-gara Masโฆ!” serang In nerocos.
“Tarik nafas. Lho, ada apa nih? Seharusnya Mas dibiarkan duduk dulu, atau dibuatkan minumโฆ baru ngomong baik-baik. Jangan diserang dengan tembakan membabi buta seperti ituโฆ,” kata saya sambil menghempaskan tubuh di sofa. “Kalau Mas jantungan, gimana?โ
“Mas ingat Dini, teman Bagas?”
“Oh, ya. Ada apa?”
“Sebabnya juga Mas.”
“Lho, ada apalagiโฆ cerita yang jelas. Kronologinya gimana. Jangan sepotong-sepotong,” saya tersenyum untuk menenangkan diri. Tidak biasanya In seemosional ini.
Selanjutnya baca di Calon Mantu โ 12 | Antara Dua Dewi: Wen dan Dini

