Red-Joss.com | Sosok Samaria yang baik itu adalah sosok ideal yang ada di sebuah kisah, sebagai satu teladan yang dimaksudkan jadi pendorong bagi tiap orang untuk membangun hidupnya jadi makin baik setiap hari, seperti sosok itu. “Tapi apa mungkin? Atau apakah ada manusia di bumi ini yang sanggup mewujudkannya?“
Seorang teman bercerita, bahwa dia diminta oleh teman-temannya, untuk membantu mencari dana bagi 24 anak terlantar yang tinggal di panti yang mereka dirikan 4 tahun lalu.
Aneh tapi nyata. Masih ada ya, bukan orang kaya, dalam situasi yang sulit seperti saat ini, ketika untuk merawat hidup sendiripun sudah sulit, masih ada orang yang mau bersusah ke sana ke mari mencari dana untuk menghidupi anak-anak yang bukan anak sendiri. Membeli susu dan menyusui, sebab di sana ada juga 4 balita, memberi makan, merawat, mendidik dan menuntun mereka dapat tegak merintis hari depan mereka. Orang-orang aneh itu hidup bersama dengan anak-anak, saban hari.
Ternyata masih banyak orang baik seperti orang Samaria itu, yang rela nombok untuk orang lain yang mereka tolong. Entah dengan materi, tenaga, waktu, atau pengetahuan yang mereka miliki. Menyisihkan waktu keluarga untuk umat yang tuntutannya sering memilukan. Meladeni mereka yang susah, namun tak sedikit berbalas gerutu. Mengumpulkan anak orang lain memiliki cahaya baru dalam hidup rohani. Menjadi teman untuk mereka yang lelah dan letih berbeban berat. “Apakah Anda termasuk mereka, golongan Samaria masa kini, yang Aneh tapi Nyata itu?“
Walau terkesan aneh, janganlah ragu berbagi cahaya.
…
*Jlitheng

