Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Ibarat keong, beranikah aku menampilkan seluruh diriku?”
(Didaktika Hidup Sejati)
…
Manusia itu Berharga dan Unik
Kita, manusia adalah ciptaan Tuhan yang sungguh unik dan berharga. Bahkan sejatinya, bahwa tidak ada yang benar-benar sama, sekalipun itu adalah anak-anak kembar. Keunikan itulah yang jadi ciri khas atau keunikan bawaan Anda.
Tulisan ini berkisah tentang keunikan dari jenis siput keong, jika dibandingkan dengan aneka ciptaan yang lain.
Keunikan yang justru Menghambat
Di balik keunikan siput keong itu, juga tersimpan aspek-aspek spesial yang dapat jadi pelajaran bagi makhluk manusia dalam konteks, bahwa betapa penting dan vitalnya sikap keterbukaan serta keberanian itu demi pertumbuhan dan perkembangan kepribadiannya.
Kisah Keong
Keong tidak pernah mengeluarkan keseluruhan tubuhnya. Dia ke luar dengan hati-hati dan penuh perhitungan. Mula-mula sungutnya dijulurkan untuk mengamati sekeliling.
Bila yakin aman, ia baru mengeluarkan tubuhnya sedikit demi sedikit. Tapi, jika ada bahaya, dia segera menarik diri ke dalam bentengnya yang aman hingga bahaya itu berlalu.
(Hiro Tugiman)
101 Pernik Kehidupan
Empat ratus tahun sebelum Masehi, filsuf Hipocrates telah menemukan empat karakter unik manusia berdasarkan cairan di dalam tubuhnya.
Antara: Melankolis, Sanguinis, Kolerik, dan Flegmatik
(1) Melankolis:
Pribadi yang serba gelisah resah dan bersensivitas itu, ternyata seorang perasa, pemalu, serta pendiam. Ia menyimpan kadar pemikiran yang serius dan mendalam. Dia pun seorang pemikir dan ilmuwan handal.
(2) Sanguinis :
Anda perlu menutup telinga, jika berada di sisinya. Karena dia sangat suka berbicara. Inilah sosok pribadi yang hangat berapi-api dan periang, tapi agak kekanak-kanakan.
(3) Kolerik :
Dia yang sungguh jantan dan sulit untuk menikmati keindahan. Dia juga seorang pekerja keras yang tidak kenal menyerah. Tapi kadang-kadang dia doyan untuk bertingkah dan juga suka berbohong.
(4) Flegmatik :
Inilah si kalem dan tenang, bahkan melebihi si melankolis. Dia sebagai pendengar yang sangat dewasa. Meski terkesan serba lamban, dia dapat menjadi seorang penasihat yang terbaik bagi Anda.
Keunikan itu adalah hal yang baik dan justru perlu dipertahankan. Bahkan sebagai makhluk manusia, jika makin unik seseorang itu justru kian baik.
Berani Keluarkan Energi dan Potensi Diri
Di dalam diri seorang anak manusia terdapat energi hidup dasyat yang sangat potensial untuk ditumbuh-kembangkan. Karens seorang anak manusia itu perlu diberdayakan seluruh potensi dirinya. Itulah sebabnya, betapa pentingnya aspek dan proses edukasi bagi seorang anak manusia.
Manusia bukan Keong
Anda akan mengalami banyak peristiwa dalam proses pembentukkan jati diri. Hal utama dan pertama adalah bahwa Anda perlu bersikap berani untuk menghadapi seluruh realitas yang menantang itu.
Hadapi dan hayati seluruh proses itu dan jadikan sebagai sebuah pengalaman paling berharga di dalam hidup!
Mari membuka diri dan bersiap mental, jika diremehkan, dicemooh, dan bahkan dibenci. Segera hindari kebiasaan untuk bersembunyi di balik kenyamanan semu.
Sadarilah, Anda bukan keong!
…
Kediri, 25 Januari 2025

