“Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia” (Rm 8: 28).
Ketika Allah Bapa mengutus Yesus Kristus ke dunia, Ia tidak membuat Yesus tiba-tiba muncul di dunia, tapi Tuhan membuatnya sangat alami. Ia memilih seorang wanita dari keturunan Daud untuk mengandung, melahirkan, dan merawat Yesus. Tuhan selalu mengikutsertakan manusia dalam karya penyelamatan-Nya, dan Bunda Maria sebagai ibu Sang Juru Selamat, “yang kita peringati kelahirannya pada hari ini” adalah orang yang dipilih Tuhan untuk ikut serta dalam karya keselamatan ini.
Sebagai orang yang dipilih untuk mengandung dan melahirkan Sang Juru Selamat, Bunda Maria telah dipersiapkan sejak dari kandungan, sehingga ia dibebaskan dari noda dosa. Oleh karena iman Bunda Maria yang teguh pada Allah, ia dapat menjaga kesuciannya sampai akhir, dan tidak membiarkan dirinya jatuh pada dosa apa pun, tapi senantiasa mengarahkan hatinya pada Allah dan kehendak-Nya.
Ya, St. Perawan Maria, doakanlah kami, agar kami juga mampu menjawab ‘ya’ atas kehendak Allah.
Sr. M. Michelle, P. Karm
Senin, 08 September 2025
Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria
Mi 5: 1-4 atau Rm 8: 28-30 Mzm 13: 6; Mat 1: 1-16.18-23 (Mat 1: 18-23)
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

