“Kasihilah Tuhan dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, segenap akal budimu, segenap tenagamu. Dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
…
| Red-Joss.com | Sesungguhnya, kualitas hidup kita ditentukan oleh kualitas hubungan kita. Bukan hanya dengan orang terdekat. Tapi juga hubungan kita dengan Tuhan. Mengasihi saat semua terasa baik dan bahagia itu mudah. Namun akan sulit rasanya, ketika mengasihi saat berada di titik terendah.
Tuhan tidak pernah berjanji, bahwa hidup itu selalu baik. Tapi Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik dan menemani setiap langkah kita. Mungkin kita pernah disakiti, merasakan hati yang sakit. Bahkan mungkin sampai titik yang terendah, saat kita merasa tidak mampu untuk melanjutkan hidup lagi. Tapi percayalah semua itu pasti bisa kita lalui.
Mungkin kita jatuh berkali-kali, dan rasa sakit itu terulang kembali. Tapi sadarlah, bahwa selalu ada cara untuk bangkit kembali. Ketika yang didoakan belum dijawab Allah, dan belum terwujud. Kita tidak harus kecewa, marah, lari dari kenyataan pahit, ataupun menyalahkan orang lain. Ingat selalu, bahwa kita tidak sendirian. Karena Allah selalu menyertai kita.
Ada banyak hal yang bisa disyukuri. Kadang rasa sakit yang kita alami adalah cara untuk dimaknai, dan menyelami rencana Allah. Meski, mungkin Dia tidak langsung menjawab doa kita. Tapi percayalah Dia lebih tahu yang terbaik untuk kita. Dibutuhkan kesadaran, bahwa hidup itu harus terus berjalan.
Kata maaf memang tidak bisa membuat yang rusak itu sekejap menjadi baik lagi. Tapi lebih baik itu memaafkan dan mengampuni sesama yang bersalah. Karena Allah juga selalu memaafkan dan mengampuni kita.
Sesungguhnya, masalah itu datang tidak untuk membuat hidup ini jadi susah. Masalah itu datang untuk membuat kita berubah. Tidak sekadar mengubah hidup kita, tapi juga mengubah dan menguatkan hidup banyak orang. Kadang keterbukaan itu bisa menjadi awal, bahkan kesaksian untuk mereka yang membutuhkan pengharapan.
Satu hal yang membuat kita bahagia adalah kasih dan cinta. Satu hal yang membuat kita lebih dewasa adalah masalah. Satu hal yang membuat kita hancur adalah putus asa. Satu hal yang membuat kita maju adalah usaha. Satu hal yang pasti membuat kita jadi kuat adalah doa.
Iman, harapan, dan kasih adalah bukti penyertaan Allah agar kita bahagia.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

