Allah Bapa mengenal kami sampai ke lubuk hati. Ia tahu pikiran, maksud, dan isi batin kami. Tiada yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab Ia menilik hati dengan kasih.
Lewat Rasul Paulus, Tuhan mengingatkan kami, bahwa Injil itu bukan sekadar kata-kata atau mencari pujian manusia, melainkan berbagi hidup dalam kasih.
Melalui Putra-Nya, Yesus, Ia menegur kami, bahwa murid sejati itu tidak diukur dari tampilan luar, tapi dari hati yang penuh keadilan, belas kasih, dan kesetiaan.
Tuhan, sucikanlah hati kami lebih dahulu, agar setiap tindakan kami lahir dari ketulusan. Bebaskan kami dari godaan untuk hanya tampil saleh di luar, tapi jadikanlah pelayanan kami sebagai persembahan kasih yang sejati, seperti Kristus yang menyerahkan diri-Nya bagi kami.
Bapa, tolonglah kami melihat gambaran yang lebih besar, mengutamakan yang terpenting, dan hidup selaras dengan Roh-Mu. Jadikanlah kami saksi setia kerahiman-Mu, yang memperlakukan sesama dengan sabar, adil, dan penuh kasih.
Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

