“Dari Tuhan,” berarti diri kita telah dilahirkan, diberi kesempatan hidup dan diminta bersyukur, karena telah diberikan kehidupan di dunia ini. Bagaimana hidup yang diberikan ini mempunyai arti. Kita yang harus bertanggung jawab dan yang mempertanggungjawabkannya.
“Untuk Tuhan,” berarti diri kita harus tahu bagaimana caranya untuk mengucap-syukur di hadapan-Nya. Lihat, apakah dirimu sudah rajin berdoa? Ketika sedang berdoa bagaimana rasanya? Apakah terjawab segala kerinduanmu?
“Menuju Tuhan,” berarti suatu saat hidup kita dinilai selesai. Kita harus kembali kepada Sang Pemiliknya, baik siap atau tidak siap. Kita kembali dengan percaya, karena pernah membaca Yohanes 14: 1-6.
“Alfa dan Omega.” Begitulah Tuhan yang kita kenal dan percaya. Dia yang memiliki awal dan Dia yang memiliki akhir. Dialah yang memberikan hidup dan mengambil hidup kita. Dalam kata-kata Ayub, “Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan.”
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

