Kata-kata Tuhan Yesus ini sungguh menguatkan dan meneguhkan kita. Banyak pengalaman terjadi, di saat kita mengalami kesendirian.
Pengalaman dalam kesendirian itu berat, ketika kita bergumul sendiri dan tidak bisa membagikannya. Tuhan Yesus sendiri merasakan pengalaman itu, ketika Dia akan ditinggalkan oleh murid-muridNya. Dia mengatakan, “Dan kamu meninggalkan Aku seorang diri.”
Lewat kata-kata-Nya itu, kita bisa menangkap dengan jelas pesan Yesus, bahwa di saat kita bergumul dalam kesendirian itu ada Bapa yang selalu menyertai.
Untuk itu dibutuhkan hati yang peka, sehingga kita tahu dan paham, saat ada saudara atau sahabat kita yang sedang bergumul dalam kesepian. Kata-kata peneguhan-Nya adalah, “Kamu tidak pernah seorang diri dalam bergumul, karena Bapa selalu menyertaimu dan hadir untuk menguatkanmu.”
Sejatinya setiap saat kita diundang untuk jadi saudara dan sahabat bagi siapa saja yang sedang bergumul dalam kesendirian dan dihimpit beban hidup agar kita tidak meninggalkan mereka.
Inilah kabar baik yang selalu dibawa dalam kehidupan Kristiani kita.
Mari kita makin percayakan hidup kita dalam penyertaan Tuhan.
“Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.”
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

