Oleh: Fr. M. Christoforus BHK
…
Puisi Pertobatan
Hari ini,
di dasar sumur sadarku
terbantai lagi nurani sesalku
mungkin ini keseribu kali
aku tersungkur sekali lagi
di bawah teduh kaki-Mu.
Tapi,
aku tak pernah ragu
akan tulus janji-Mu di sudut lubuk jiwa ini
Deus Caritas Est
“Gusti Tuhan itu cinta.”
Maka,
kini aku berani untuk kembali
ke istana nuraniku ini
untuk berpesta bersama-Mu
Tuhan,
betapa agung rahim-Mu
Tuhan kita, bukanlah Tuhan yang lalim bertangan besi, berlengan terkepal. Melainkan Dia adalah Tuhan nan maha belas kasih.
Kembalilah ke pangkuan agung-Nya, sesuai janji tulus-Nya, aku mau menebusmu hingga abadi.
Tak ada yang mustahil di bawah sekuntum indah senyum tulus-Nya, Dia yang maha setia itu
kini hingga kekal.
“Aku akan menyerataimu hingga kekal…
Aku mengasihimu dengan kasih abadi,”
maka, kembalilah…
Aku adalah Alfa – Omega!
…
Kediri, 16 Maret 2025

