“Bersiasat untuk mengatur dan mewujudkan strategi itu hebat. Tapi akal-akalan untuk memperdaya orang itu suloyo.” -Mas Redjo
Di saat perekonomian dunia sulit dan perputaran uang mandek, kita dituntut untuk menyiasatinya agar ke luar dari krisis.
Untuk memutar roda perekonomian itu banyak cara digunakan untuk menggerakkan dunia usaha.
Lihat, banyak perusahaan yang menawarkan promo menggiurkan: harga murah, diskon menarik, dan hadiah menawan.
Kini, juga mudah dijumpai banyak orang yang menjajakan barang dagangan merk terkenal itu dari pintu ke pintu.
Karyawan bank diminta untuk menarik anggota keluarganya agar membuka rekening bank di tempatnya bekerja.
Tidak hanya itu, penawaran dana pinjaman atau tabungan berjangka di bank dengan bunga dan bonus menarik itu digulirkan agar roda uang segar pun berputar.
Di saat ekonomi makin sulit itu yang patut dicermati adalah kita dituntut bersikap hati-hati agar tidak besar pasak daripada tiang, atau kita digiring agar masuk perangkap, dan terjerat hutang.
Kesannya, orang itu menolong dan memberi kemudahkan, tapi yang terjadi sebaliknya: menyulitkan kita. Karena ada udang di balik batu.
Selalu bersyukur, hidup prihatin, dan kendalikan nafsu lapar mata agar kita selamat dari resesi ekonomi.
Mas Redjo

