Banyak sekali manfaat air bagi manusia dan dunia. Dari semua kemanfaatannya itu, yang disebutkan dengan istilah ‘air keselamatan’ merupakan suatu ungkapan yang abstrak. Sebutan air suci, air bersih, atau air mineral itu merupakan ungkapan konkret dan langsung kita pahami. Misalnya ‘air baptis, wujud air adalah tanda yang dipakai Yesus yang untuk membaptis.
Istilah ‘air keselamatan’ tetap berwujud sebagai air secara fisik yang jadi tanda bagi Tuhan untuk melakukan tindakan keselamatan atas manusia yang ditolong-Nya. Kitab suci menyajikan banyak peristiwa keselamatan atau pembebasan melalui air, misalnya penyeberangan Laut Merah oleh orang Israel, ketika melepaskan diri dari perbudakan Mesir.
Nabi Yehezkiel berkisah tentang penglihatan akan air yang mengalir di dalam Bait Suci. Ke mana saja ia mengalir, semua yang terkena alirannya dan daerah sentuhannya jadi hidup. Hal ini menyiratkan, ketika tidak ada atau belum tersentuh air, kehidupan yang ada di sana mengalami kesulitan atau bahkan kematian.
Di kolam Betesda, airnya sangat instrumental untuk kesembuhan orang-orang sakit. Mereka bergegas mendekat dan disentuh air. Ketika air mulai guncang, mereka akan sembuh. Dari kedua gambaran peristiwa ini kita melihat, bahwa air sebagai instrumen adalah sebuah tanda fisik yang nyata. Kuasa Allah untuk menyembuhkan dan menyelamatkan tampaknya tersembunyi.
Di kolam Betesda, misteri yang tersembunyi itu membuka dirinya. Orang sakit yang sudah menderita selama tiga puluh delapan tahun itu disentuh langsung oleh Tuhan yang sebenarnya hadir dan berkuasa di balik air tersebut. Ia sembuh seketika. Air keselamatan yang ditampilkan ini mengajarkan pada kita, betapa pentingnya aspek tanda fisik dan maknanya air bagi kita. Untuk kelangsungan hidup kita di dunia ini, wujud fisik air jelas sangatlah penting. Tidak ada air kita bakal mati seperti lahan tandus dan kering. Makna di balik kenyataan fisik ini ialah keseimbangan alam yang teratur itu sudah disediakan oleh Tuhan untuk kebaikan dan keselamatan umat manusia.
Air dalam Sakramen Baptis dan sebagai unsur sakramental dalam kebiasaan penghayatan iman Gereja, terlihat fisiknya sebagai air bersih dan sehat yang dikhususkan untuk pelayanan rohani. Makna di balik air pilihan ini ialah Tuhan yang bekerja melalui pelayan-pelayan-Nya untuk menyelamatkan, menyembuhkan, dan menguduskan umat-Nya.
“Ya, Tuhan yang Mahamurah, jadikanlah kami seperti air yang memberikan kesejukan, ketenangan, dan kesehatan bagi diri kami yang memerlukan kesembuhan jasmani-rohani, serta bagi sesama yang saat ini sedang menderita sakit. Amin.”
(Verbum Veritatis oleh RP. Komunitas SDB-Salesians of Don Bosco)

