| Red-Joss.com | Memberi itu hal biasa, karena setiap pribadi dapat melakukannya. Tapi memberi dengan ikhlas hati itu yang luar biasa. Karena orang yang memberi itu ditambahkan hikmat Allah agar bahagia.
Memberi dan sekaligus mendoakan orang yang diberi itu tidak mudah. Karena butuh kerendahan hati dan jiwa yang sungguh mengasihi agar pemberian itu bermanfaat.
Faktanya, banyak orang sulit untuk memberi. Kita sering abai dan tidak peduli melihat penderitaan orang di lingkungan sekitar.
Jikapun kita memberi terkadang ala kadarnya. Tidak jarang sekadar basa basi, terpaksa, atau bahkan ada pula yang ingin dipuji.
Jikapun memberi atau menolong orang lain dengan harapan agar kelak kebaikan kita memperoleh balasan, keluarga dimudahkan rezekinya, dan sebagainya.
Padahal sesungguhnya memberi dengan hati itu paling bermakna. Melepas tanpa merasa kehilangan, dan ikhlas.
Memberi dan mendoakan orang yang diberi, jika dilakukan dengan kesungguhan hati, hasilnya luar biasa. Karena doa orang yang ikhlas hati itu didengarkan Tuhan.
Bagi orang yang diberi dan ditolong itu memperoleh bonus didoakan. Bahkan doa yang diwujudkan ke dalam tindakan nyata itu berkah.
Misalnya, menolong orang itu tidak sekadar memberi umpan, tapi juga memberi pendampingan atau bekal ketrampilan. Tujuannya agar orang yang ditolong itu tidak bergantung pada orang lain, tapi agar menjadi pribadi yang mandiri.
Bagi si pemberi, menolong orang dan sekaligus memanusiakan sesama adalah anugerah Allah yang luar biasa.
Mengasihi dengan ikhlas hati agar kita bahagia.
…
Mas Redjo

