Simply da Flores
…
Barisan para koruptor tersenyum
tangan diborgol berpakaian napi
bergaya kaca mata hitam
Berkata-kata penuh keyakinan
menjawab pertanyaan para wartawan
Berlangkah gagah tanpa beban
karena korupsi adalah agamanya
yang dihayati penuh iman
sebagai kebenaran yang menyelamatkan
dirinya, keluarganya dan para sahabatnya
Para maling dan pencuri tertawa
Entah saat berpesta dan tertangkap
Entah saat menjalankan aksinya
Entah di depan para jurnalis
Entah di layar media sosial
Karena menipu dan mencuri
adalah budaya dan kebijaksanaan
untuk meraih kuasa dan tahta
untuk mendapat harta kekayaan
Demi gengsi dan semua kenikmatan
Mencuri adalah agama yang dianut
merampok adalah kebijaksanaan hidup
Pada koruptor
yang maling uang rakyat
mampu mengemas kata-kata suci
bisa membuat kalimat janji
meskipun diketahui palsu kosong
Tetapi
mereka terus berpesta dan tegar
karena kuasai hukum aturan
karena membeli media dan senjata
karena mereka tidak sendirian
Mereka pasukan jawara zaman
Para maling dan penipu rakyat
bersatu padu membangun kuasa
cerdik licik memiliki harta
Bisa menguasai sumber daya
dan juga semua energi manusia
Karena memang tidak sendirian
ada organisasi dan perusahaan
ada jaringan lintas bangsa
ada kerja sama seluruh dunia
bahkan atas nama adat budaya
serta agama dan nama Allah
Para koruptor dan maling
Para pencuri dan penipu
telah membangun agama dan budaya
yang benar menjadi salah
yang salah menjadi benar
Karena
Ada kuasa dan tahta
Ada uang dan harta
Ada organisasi dan senjata
Ada iptek dan aneka sarana
menguasai alam dan manusia
Mereka adalah para jawara
mengendalikan negara dan agama
menulis sejarah dan budaya
bahkan bisa menciptakan Allah
…

