| Red-Joss.com | Sering kali kita dihadapkan pada sebuah keadaan, situasi yang tidak bisa dikendalikan. Situasi yang memancing emosi, kejengkelan, dan kemarahan.
Ketika emosi memuncak, kita lepas kendali. Kita melakukan kesalahan demi kesalahan, dan kebodohan demi kebodohan. Benar kata orang, bahwa saat emosi tinggi, kecerdasan kita menurun. Ujung-ujungnya adalah penyesalan.
Kita salah mengambil pilihan, keputusan, dan salah dalam ucapan maupun tindakan. Sehingga rasanya kita ingin mengulang waktu. Seandainya kita bisa kembali ke masa itu, bisa mencegah, mengendalikan emosi, atau kita tidak tergiur godaan itu. Sayangnya semua itu telah terjadi. Menyesal pun tiada gunanya.
Ketika penyesalan terjadi, kita menyalahkan diri sendiri. Kita merasa sulit atau tidak mampu untuk memperbaiki. Tapi yakinlah, bahwa masih ada kesempatan yang bisa kita lakukan. Kita tidak mungkin kembali ke masa lalu untuk mengubah yang sudah terjadi. Tapi kita bisa melakukan sesuatu hari ini, untuk mengubah akhir cerita hidup nanti.
Dalam hidup selalu ada kesalahan. Sebagai manusia, kita tidak mungkin menghindari hal itu. Jika hari ini kita sadar telah melakukan kesalahan, kita harus segera melakukan sesuatu untuk mengubah keadaan.
Letakkan kesalahan itu ke dalam wadah yang besar. Perbesar pula hati ini, kesabaran, iman, dan pengampunan. Serahkan dan ikhlaskan semua itu. Kita kembalikan kepada Tuhan, karena Dialah sumber dari segala pengampunan.
Banjirilah kesalahan itu dengan banyak kebaikan. Kita tidak bisa menghilangkan kesalahan, tapi kita bisa menambahkan kebaikan sebanyak-banyaknya. Sehingga perbuatan baik itu yang bakal menenggelamkan kesalahan itu. Tidak ada manusia yang sempurna, tapi kita bisa menjadi lebih baik setiap harinya.
Hidup ini harus selalu diperbarui agar jadi baik, dan makin baik lagi.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj
…
Foto Ilustrasi: Istimewa
