“Smile, it’s free therapy.” – Rio, Scj
…
| Red-Joss.com | Air mata itu mahal, lebih mahal dari senyuman. Senyuman boleh kita berikan kepada siapa pun. Sementara air mata hanya mengalir untuk orang yang sangat berharga.
Belajarlah menghargai, karena waktu tidak akan terulang dua kali. Hargailah selama masih bisa. Dengan menghargai maka kita pun akan dihargai.
Setiap tempat mempunyai keindahannya sendiri. Setiap manusia memiliki kecantikan dan ketampanannya sendiri. Setiap insan punya kelebihan dan kekurangan. Hargai kelebihan, tapi terima dan bantu setiap kekurangan. Mata yang tepat akan memberi maaf, meski kita buruk dan tak layak. Sebaliknya sebaik-baiknya kita akan dibenci oleh dia yang memandang buruk.
Jangan sibuk menutup komentar dan omongan orang. Kita hanya memiliki dua tangan untuk bekerja. Kalau omongan orang terus mengganggu, lebih baik angkat tangan panjatkan doa dan tutup dua telinga. Kalau belum bisa, abaikan saja. Kita ini bukan makhluk yang sempurna. Kalau kita tidak memperoleh pengakuan manusia, ya, santai saja. Yang penting adalah pengakuan Tuhan. “That is enough!”
Jalani hari dengan sabar dan syukur. Tersenyumlah pada semua orang. Menangislah pada orang yang tepat. Bersujudlah pada Tuhan yang sediakan berkat.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

