“Live one day at a time.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Hidup itu kadang terkurung dalam penyesalan dan luka masa lalu. Hidup juga kadang ada dalam ketakutan dan kekhawatiran, karena masa depan. Padahal hidup ini harus dijalani dan disyukuri dari hari demi hari.
Kita tidak harus tahu dan mengerti segalanya. Kita juga tidak harus tahu semua jawabannya. Yang utama dan penting adalah, kita harus mengembangkan potensi diri untuk memberikan yang terbaik dari hari ke hari.
Satu hari penuh energi, komitmen, fokus, berbuat baik, dan satu hari untuk bangkit atau mencoba lagi. Untuk selalu bersyukur dan melakukan kehendak Tuhan.
Kita tidak usah pusing akan hari esok, masa lalu, dan masa depan, tapi cukup hari ini. Asal kita bisa menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin, berarti hari ini kita sudah menang.
Lakukan yang terbaik hari ini, maka kita akan mendapatkan yang terbaik suatu saat nanti.
Memikirkan dan merencanakan hari esok itu penting, tapi jangan sampai semua hal tertumpuk dan justru membuat kita ragu, rapuh dan lumpuh. Jangan biarkan sukacita dan kebahagiaan hari ini direnggut oleh kekhawatiran akan hari esok yang belum tentu terjadi. Mungkin hidup terasa berat, bahkan hal itu tetap berat, jika tidak pernah dijalani. Lebih baik semua itu dijalani dari hari demi hari.
Meratapi masa lalu itu kadang perlu, tapi larut dalam genggaman masa lalu itu bakal membuat hidup ini makin berat dan menderita.
Jadikan masa lalu itu sebagai pembelajaran untuk bangkit dan agar kita tidak mengulangi kesalahan atau kegagalan. Hidup ini bukan masa lalu, tapi untuk saat sekarang. Ketika hidup untuk dijalani dalam Tuhan, maka segala sesuatu akan ditambahkan, dimampukan dan dilipatgandakan. Jalani hidup ini dari hari ke hari, dan bahagia.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

