| Red-Joss.com | Pertama-tama, kita sungguh berterima kasih kepada Roh Kudus yang menuntun hidup kita setiap hari.
“The Holy Spirit will teach you at that time what you have to say.”
Indah sekali yang dikatakan Yesus. Karena hidup kita selalu terkoneksi dengan Roh Kudus.
Bagaimana pengalaman akan Roh Kudus yang terjadi dalam hidup kita?
Pertama: lewat sakramen-sakramen yang kita terima, Roh Kudus hadir dalam kehidupan kita.
Kedua: dengan karunia-karunia yang diberikan, Roh Kudus hadir dalam kehidupan kita.
Ketiga: ditambah lagi dengan pengalaman pribadi kita, Roh Kudus hadir dalam kehidupan kita.
Kita percaya, siapa pun yang mengalami kehadiran Roh Kudus, sikap yang harus dimiliki adalah keberaniannya untuk bersaksi.
Jika kita menerima Roh Kudus, tapi diam saja, lalu untuk apa?
Roh Kudus harus bisa
menggerakkan hidup kita:
– Jika harus berbicara, bicaralah.
– Jika harus mendoakan, doakanlah.
– Jika harus mewartakan, wartakanlah.
– Jika harus diutus, pergilah.
Rasakan, bagaimana Roh Kudus bekerja dalam kehidupan kita. Meski sudah ada banyak karunia yang diberikan Allah, tapi sumbernya satu, yaitu dari Roh Kudus.
Sekali lagi, terima kasih kepada Roh Kudus yang menuntun hidup kita setiap hari.
Kita diutus untuk bersaksi.
Tuhan memberkati.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

