| Red-Joss.com | Generasi ke generasi. Perubahan dari generasi ke generasi. Konflik antar generasi. Perubahan kebiasaan dan perilaku di setiap generasi. Bagaimana generasi yang satu ke generasi yang lain itu tetap ‘nyambung’?
Mari kita lihat kelompok generasi dan kita ada di mana.
- Generasi Baby Boomers. Generasi ini adalah generasi yang lahir dalam rentang tahun kelahiran 1946 – 1964. Generasi ini lahir akibat tingginya angka kelahiran setelah perang dunia II.
- Generasi X. Generasi ini adalah generasi yang lahir dalam rentang tahun kelahiran 1965-1980. Ketika generasi ini lahir merupakan awal dari penggunaan PC (Personal Computer), Video Games, TV Kabel.
- Generasi Y. Disebut juga sebagai generasi millenial. Generasi ini adalah generasi yang lahir dalam rentang tahun kelahiran 1981-1994. Di masanya ini, teknologi mulai berkembang.
- Generasi Z. Disebut sebagai ‘iGeneration’. Generasi ini adalah generasi yang lahir dalam rentang tahun 1995-2010. Di masa ini teknologi berkembang dengan cepat dan pesat.
- Generasi Alpha. Generasi ini adalah generasi yang lahir dalam rentang tahun 2011 sampai dengan tahun 2025.
Kita ada di generasi yang mana? Apakah kita mengalami perubahan-perubahan itu? Karena setiap generasi mempunyai kisahnya sendiri. Ada kisah, memori, nostalgia, kenangan, dan tentunya ada nilai-nilai perjuangan yang luar biasa.
Ketika saat ini, umur kita masuk ke generasi yang lain, kita niscaya dituntut untuk beradaptasi: siap atau tidak siap! Yang siap akan mengikuti dan terus-menerus menyesuaikan diri. Sedangkan yang tidak siap, tidak mau beradaptasi, tapi hanya mengeluh. Sehingga pasti ketinggalan atau ditinggalkan.
Tuhan Yesus juga bisa merasakan dan menilai yang terjadi dengan orang-orang yang di sekitar-Nya. Bahkan Dia bertanya, “To what shall I compare the people of this generation? What are they like?” (Luke 7:31). Lihat! memang harus tajam untuk bisa memahami dan mengerti perbedaan generasi itu. Kalau tidak bisa, sudah pasti akan timbul konflik terus-menerus.
Dunia itu terus-menerus berubah, dan kita harus mengikuti perubahan-perubahan itu. Kita jangan takut berubah, sebab setiap perubahan itu ada nilai baru yang ditawarkan. Kita beradaptasi/menyesuaikan.
Catat juga pada perjalanan ‘buku kehidupan’ agar kita tahu perubahan yang terjadi! Ada petunjuk waktu, buku, dan alat tulis. Mulailah …!
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

