| Red-Joss.com | Hari ini, kita diajak untuk melihat lebih ke dalam kehidupan kita. Pada saat itulah, kita melihat kasih Tuhan yang sangat besar.
Sesungguhnya kita hidup untuk mengikuti kehendak Tuhan. Hidup bermanfaat bagi orang lain. Sehingga hidup kita menjadi berkat bagi banyak orang.
Dengan melihat kehidupan sendiri, kita memiliki potensi untuk menjadi berkat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Karena hidup kita telah dipenuhi dengan kasih Tuhan yang berlimpah.
Kita percaya, Tuhan tidak ingin kita itu menyesal dengan hidup kita ini, sebaliknya, kita harus melihat:
Satu: bersyukur atas kehidupan kita di masa lalu dan siap menyambut berkat yang lain. Hati yang dipenuhi syukur membuat hidup kita semakin bahagia.
Dua: kita harus tahu yang sungguh kita butuhkan. Jangan melihat hal yang melemahkan, tapi kita harus melihat hal yang memberikan semangat. Tujuannya agar setiap hari kita berusaha untuk melakukan yang terbaik.
Sekarang, kita melihat hal yang lebih besar, yaitu melihat hidup kita ini sebagai mukjizat.
Hal pertama yang kita lihat adalah: setiap pribadi itu istimewa di mata Tuhan. Kita menjadi pribadi yang sungguh berarti di mata Tuhan. Bahkan, Tuhan tidak memberi kita kekurangan, tapi memberi kita kelebihan. Kita yakin dengan ungkapan ini, “Tuhan selalu bekerja di belakang kita.” Bahkan, ketika kita gagal, itu tidak berarti selesai, tapi kita diajak melihat kesempatan yang lain untuk bangkit dan menjadi kuat. Karena setiap peristiwa hidup itu ada artinya, lebih hebat lagi, jika kita melihat hidup ini sebagai mukjizat dari Tuhan.
Mari kita melihat hidup ini sebagai berkat. Dengan membagi-bagikan berkat itu pada sesama, hidup kita menjadi bermakna. Kita menjadi seperti Yesus untuk setiap orang setiap hari. Hidup yang murah hati.
Coba bayangkan, jika di akhir hidup kita, tertulis hidup yang bahagia. Maka, kisah perjalanan hidup kita harus disusun dengan baik dan rapi, sehingga ditampakkan peristiwa-peristiwa berkatnya.
Tuhan dari awal, sekarang, dan selanjutnya menyiapkan hidup kita dengan sangat baik. Apa pun yang terjadi, kita ada di hati Tuhan agar kita bahagia.
Mari kita masuk lebih ke dalam hati Tuhan. Kita belajar dari Petrus yang berubah 100%. Kita juga bisa berubah 100% untuk hidup yang baru. Hidup berkenan bagi Tuhan.
Tuhan memberkati.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

