Red-Joss.com – Ketika kita salah pilih teman atau karyawan, lalu kita dimanfaatkan untuk hal negatif. Kita tidak harus menyesalinya, karena nasi telah jadi bubur.
Begitu pula saat salah kenali orang dari penampilan, kita tidak perlu kecewa atau sakit hati. Karena menyesal belakangan itu juga tidak ada gunanya.
Kita marah, itu pun tidak bakal menyelesaikan masalah. Sebaliknya menunjukkan pribadi kita yang temperamental dan lemah.
Lebih baik, jika kita mengambil hikmah dari peristiwa itu agar hidup kita tidak kehilangan makna. Tapi melukisinya dengan warna warni pelangi agar hidup kita makin berarti.
Alangkah bijak, jika kita bicara dari hati ke hati agar menemukan masalah yang tersembunyi.
Orang berbuat salah itu manusiawi, karena kita lemah dan banyak kekurangan.
Orang berbuat khilaf itu gelap mata, karena mudah tergoda yang jahat dan lemahnya iman
Berbuat salah dan khilaf itu tidak berarti sulit diperbaiki, jika kita memberi solusi dan kesempatan untuk berubah memperbaikinya.
Tidak ada kesalahan yang tidak termaafkan, sebagaimana Allah mengasihi kita.
Hidup adalah kesempatan untuk berbuat baik agar kita jadi makin baik.
…
Mas Redjo
Tulisan ini pernah ditayangkan di seide.id dengan beberapa pembaruan.

