| Red-Joss.com | Sebelum doa pagi, aku biasa mengambil waktu teduh. Aku melihat kutipan-kutipan Kitab Suci yang kuingat seperti air yang mengalir jernih. Sangat sejuk dan menyegarkan. Sehingga aku tidak mau menikmati pengalaman indah ini untuk diri sendiri, tapi aku bagikan untuk semua sahabat.
Di saat teduh, kami berdua, aku berdialog dengan rohku. Sabda Tuhan Yesus membuka waktu teduhku, “… di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka” (Matius 18:20). Ditambahkan lagi, “Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau” (Mazmur 139:8). Indah! Di segala tempat ada Tuhan. Di setiap waktu bisa menyapa Tuhan. Dalam hidup ini, kita tidak akan pernah kehilangan Tuhan. Immanuel (Tuhan beserta kita).
Apa yang diperlihatkan oleh Tuhan dalam waktu teduhku? IA perlihatkan kuasa-Nya, “… kepada-Ku telah diberikan kuasa di surga dan di bumi” (Matius 28:18). Juga ditambahkan, Tuhan sudah menegakkan tahta-Nya di surga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu” (Mazmur 103: 19).
Pada titik ini, aku melihat hal-hal yang nyata, yaitu uang, rumah, kendaraan, karir, jabatan, status yang dimiliki oleh siapa pun sifatnya sementara. Yang kekal adalah Tuhan dan kerajaan-Nya yang sudah ditegakkan.
Di waktu teduh itu pula, hatiku diperiksa, diuji, dan dilihat ke mana diarahkan. Sebab dikatakan demikian, “… Hakimilah aku Tuhan, apakah aku benar, dan apakah aku tulus ikhlas” (Mazmur 7:9). Juga ditambahkan, “… Akulah yang menguji batin dan hati orang. Bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya” (Wahyu 2:23).
Lihat apa yang telah kita lakukan, lalu refleksi diri.
Oh, ternyata banyak sekali dosa-dosaku. Tidak ada jalan lain harus segera mengaku dosa, sebab pengampunan selalu diberikan oleh-Nya. Demikian dituliskan, “Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu. Jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis” (Keluaran 32:32). Semakin ditegaskan kembali, “… Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” (Markus 2:10).
Aku pun harus memberikan diri untuk lewati jalan pertobatan ini. Tuntun aku, ya, Tuhan, sehingga aku bisa menuntun yang lain. Karena akhirnya, “… bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di surga” (Lukas 10:20).
Selalu memulai aktivitas dengan mengambil waktu saat teduh. Tidak harus panjang. Tapi yang penting, rasakan kehadiran Tuhan, Sang Immanuel.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

