Simply da Flores
…
Mereka berjalan menerobos belantara
tanpa suara kehabisan kata
Karena tak punya tempat berteduh
Karena kebun ladangnya dirampas
Karena rumah dan kampungnya digusur
Karena alamnya dirampok
Mereka berjalan menuju pantai misteri
untuk mengadu pada samudra
“Apakah semua ini takdir semesta
bahwa kami hanya untuk derita duka lara”
Orang-orang itu berbaris melangkah
raganya terluka tak berdaya
nafasnya sengal tertatih lirih
Karena dihina dan disiksa
Karena ditindas aneka kekerasan
Karena digilas harkat martabatnya
Karena tak punya kuasa dan senjata
Karena dicap aneka stigma biadab
Mereka menaiki tangga angkasa
dipandu jemari angin dan awan
Mereka kering darahnya
gersang kehabisan air mata
mau menggugat matahari
“Mengapa kami terlahir ke bumi
hanya untuk jadi begini”
Orang-orang tak berdaya
Mereka yang kehabisan kata dan suara
Mereka yang terluka merana
Mereka yang tak punya kuasa dan senjata
Mereka yang haus dan lapar
Mereka yang miskin papa tertindas
Hanya tersisa satu tanya
Mereka kering gersang air mata
Mereka habis kata dan suara
Menggugat Bunda Samudra
Mereka mengadu kepada Ibu Bumi
Mereka mencakar wajah matahari
Hanya dengan satu tanya tanpa kata
“Mengapa kami terlahir ke dunia”
…

