Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu melakukan, apa yang Aku perintahkan kepadamu!”
(Sabda Kehidupan)
…
| Red-Joss.com | Kran air! Ya, siapa yang peduli? Ternyata kran air itu ada di mana-mana di kala kita dicengkeram pandemi covid-19. Apakah kita masih ingat peristiwa pahit itu?
Apa makna filosofi dan rohani dari kran airโฆ kran air kehidupan itu?
Secara definitif serta denotatif, kran air itu sejenis alat yang digunakan untuk mengeluarkan air dalam sistem pengaturan air.
Jika dimaknakan secara filosofi dan rohani, kran air itu sebagai sarana penyalur rahmat Allah. Jelasnya, Anda, saya, dan kita adalah kran air penyalur rahmat kehidupan. Tapi, apakah kita sadar dan menyadari peran mulia itu?
Faktanya, sebagai kran-kran air kehidupan, sering kali kita tidak selalu memancarkan air jernih. Tapi justru kita mengalirkan air kotor, berlumut, dan keruh. Mengapa dan dari sumber yang mana air itu? Apakah dari sumber mata air sejati atau dari sumber kubangan dosa? Dari aliran sumur sang iblis?
Sesungguhnya sumur sang iblis itu mengalirkan air kutukan, kebencian, godaan kenikmatan, kedengkian, dan air balas dendam. Sungguh, itulah mata air comberan, dari kubangan sang iblis laknat itu!
Hendaknya di dalam hidup ini, kita dapat memancarkan air lewat kran ketulusan, keadilan, cinta, dan belas kasih. Sumbernya adalah darah dan air yang mengalir dari lambung Sang Maha Kudus.
Kita adalah kran-kran air milik Tuhan, kran air kehidupan itu!
Kran-kran dari sumber air sejati, yang tidak pernah mengering sepanjang masa.
“Kamulah saksi-Ku, hingga ke ujung bumi!”
…
Kediri, 5ย Septemberย 2023

