Simply da Flores
…
Temanku bilang
‘engkau gila ya…
koq ke mana-mana membawa buku dan alat tulis…’
Lalu
Kujawab dengan senyum
meskipun ada rasa kesal
Temanku menertawakan aku dan berkata
“Koq kamu gila ya,
Bicara sendiri dan selalu menulis
Apa sih yang ditulis
Untuk siapa ditulis”
Kudengarkan dengan diam
heran dan kasihan padanya
Memang,
Aku seperti kata dia
tetapi dia tidak seperti aku
karena dia hanya memberitahu dirinya
karena dia tidak mengenal aku
Apalagi
memahami apa yang aku lakukan
dengan alat tulis dan buku catatan ku
Apalagi dengan isi lukisanku
Aku memang gila
Gila pada rindu dambaku berkarya
Gila pada hasratku mengerti makna
Gila pada harapanku berbagi cinta
Gila pada citaku wariskan amal
Gila pada doaku mau berguna
Gila pada mimpiku menjadi berkat
Aku tergila-gila
berjuang mendengarkan perkataan orang lain yang mencap aku gila
belajar dari pengalaman suka dukaku
menemukan arti makna kehidupanku
berjuangan mengenal harkat diriku
berusaha mengerti dan mengasihi sesamaku
terus mengagumi alam jagat semesta
Dan
Aku gila serta tergila-gila
Selalu sujud hening berdoa
Karena
semakin sadari siapa aku
dan apa arti hidupku ini
Hidupku untuk merangkai waktu
dengan apa yang ada padaku
Hidupku catatan Sang Pencipta
untuk aku wartakan bermakna
Hidupku adalah buku berkat
agar aku bagikan dengan cinta
Hidupku tulisan Sang Ilahi
agar menjadi warisan kasih bagi generasi
…

