| Red-Joss.com | Orang yang tidak tahu diri itu, biasanya disebut muka tembok, atau urat malunya sudah hilang.
Orang yang tidak tahu diri itu juga kelakuannya menjengkelkan. Tahu sebabnya? Sebenarnya tidak bisa, tapi merasa bisa. Semua orang tahu itu, tapi tetap berpura-pura tidak tahu, sehingga semakin kelihatan bodoh, dan tidak berakal sehat.
Bicara tentang orang yang tidak tahu diri, tidak bisa dinasihati dengan ajaran agama atau ajaran moral, karena tindakannya tidak bermoral dan bahkan berani menjual agama sebagai alat propagandanya.
Memang, cara orang yang tidak tahu diri itu licik, penuh kebohongan, dan sangat jahat.
Di sekitar orang yang tidak tahu diri itu ada banyak penjilat, orang yang rakus, dan tidak bermoral.
Gila, benar-benar gila!
Semuanya harus dilawan dengan akal sehat, bukan dengan kata-kata suci atau nasihat moral yang baik, karena orang yang tidak tahu diri itu sudah tuli, dungu dan budeg.
Edan, benar-benar edan!
Faktanya orang yang tidak tahu diri itu berkumpul jadi satu. Kendati mereka tidak banyak, tapi bicaranya yang keras.
Ayo, yang waras, berakal sehat, dan tahu diri, bersuaralah. Jangan diam dan tidak peduli!
Kita makin ‘ngap’ melihat tingkah polah dan mendengarkan ocehan orang-orang yang tidak tahu diri itu!
Tujuan mereka adalah harta untuk dirinya sendiri, tidak peduli hartanya darimana? Pokoknya bisa korupsi sebanyak-banyaknya, walau mulut ini sampai sobek. Surga atau neraka tidak ada di pikiran mereka. Karena mereka kebal dinasehati dengan ajaran agama dan ajaran moral.
Tunjukkan kedunguan, kebohongan dan kebodohan mereka di depan matanya itu. Tunggu dia berceloteh, pasti lucu seperti badut.
Cukup! Ini satu suara dari saya yang masih punya akal sehat dan cinta negeri yang damai ini sebagai satu saudara.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

