| Red-Joss.com | Setiap kali berbuat dosa, lalu kita menyesal, Tuhan mengampuni kita.
Setiap kali tidak taat, lalu kita menyesal, Tuhan menerima kita.
Setiap kali kita tidak setia, lalu kita kembali kepada Tuhan, Dia menyambut kita.
Sikap sabar Tuhan itu diceritakan dalam Injil Lukas 13: 6.
Pemilik pohon ara yang pohon aranya tumbuh subur, tetapi tidak menemukan buahnya.
Lalu Dia berkata kepada pengurus kebun anggur itu.
Sudah tiga tahun mencari buah pada pohon itu dan aku tidak menemukannya.
Tebanglah pohon itu.
Untuk apa dia hidup di tanah ini dengan percuma.
Jawab pengurus kebun itu: Tuan biarlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanahnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah, jika tidak tebanglah Dia.
Artinya Tuhan memberi kesempatan untuk berbuah.
Kesempatan itu artinya dijalani dengan bertobat menurut Injil Lukas.
Kata ‘bertobat’ yang digunakan oleh Lukas dimaknai sebagai gaya hidup.
Karena itu yang terpenting bagi kita adalah memanfaatkan waktu itu sebaik mungkin untuk terus mengintrospeksi diri.
Akhirnya, hidup kita bisa menghasilkan buah hidup yang menjadi berkat bagi banyak orang.
Kita hendaknya membuat hidup kita semakin berbuah dan bermakna.
Tuhan akan tetap bersabar dan memberi kita peluang.
Bagi saya kesabaran Tuhan adalah suatu keajaiban.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

